Oleh: mastomo57 | Februari 10, 2009

LAGU2 BANG HAJI RHOMA IRAMA

1. Judul : *  BULAN * 

Sejak manusia turun di bulan Berubahlah cara rayuan Lelaki tidak mau mengatakan Pacarnya cantik bagai bulan Karena bulan terpijak kaki Sehingga bulan tak cantik lagi Dulu sebelum manusia ke sana Bulan dikira mulus bagai pualam Tapi setelah manusia ke sana Bulan ternyata gersang berpegunungan Dulu wanita akan bangga sekali Bila diumpamakan seperti bulan Kini wanita akan marah sekali Bila diumpamakan seperti bulan……………

2. Judul : *  INSYA ALLAH *

Kini ‘ku berjanji padamu semua Bahwa suatu saat kita jumpa pula Insya Allah kita jumpa lagi Janjiku padamu akan kutepati Asal saja ada izin Tuhan nanti Insya Allah kita jumpa lagi Kita sebagai manusia Tiada daya dan upaya Manusia cuma berencana Tuhanlah yang menentukannya Dari itu kalau berjanji Jangan gunakan kata pasti Sebaiknya Anda katakan ‘Pabila Tuhan mengizinkan……………..

3. Judul : * SIAPA *

Siapakah orang itu sejak tadi menatapku Mau memandang aku malu-malu Mau menyapa aku ragu-ragu Tapi aku secara diam-diam Memperhatikan dia dalam-dalam Makin lama orang itu makin dekat kepadaku Ketika dia di hadapanku Aku tertunduk semakin malu Aku mendengar dia menyapaku
Diucapkannya nama diriku Aku pun menjadi heran sekali Dari mana dia tahu namaku Sedangkan bertemu baru di sini Itu pun untuk yang pertama kali Hai rupanya orang itu kekasihku yang dahulu Memang sudah semenjak lama-lama Kami tidak pernah bertemu-temu Dia bilang mau kembali lagi Kali ini untuk bersungguh-sungguh Tentu saja kuterima karena dia yang kucinta  …………….

4. Judul : * TAK PERNAH *

Tak pernah ‘ku jatuh cinta Kepada seorang pria Tak pernah aku dambakan Cintanya seorang jantan Entah mengapa ‘ku begitu Aku tak tahu, tak tahu Banyak yang datang ‘tuk merayu Tapi ‘ku tak mau, tapi aku tak mau Kulihat sering terjadi bercinta dan patah hati Dan juga sering kujumpa bercinta lalu merana Karena ini semua hati buta punya cinta……….

5. Judul : * SAHABAT *

Mencari teman memang mudah ‘Pabila untuk teman suka Mencari teman tidak mudah ‘Pabila untuk teman duka Banyak teman di meja makan Teman waktu kita jaya Tetapi di pintu penjara Di sana teman tiada Mencari teman memang mudah ‘Pabila untuk teman suka Mencari teman tidak mudah ‘Pabila untuk teman dukaSesungguhnya nilai teman yang saling setia lebih dari saudara Itu hanya mungkin bila di antara kita seiman seagama Seumpama tubuh ada yang terluka Sakitlah semuanya Itulah teman dalam taqwa Satu irama selamanya Itulah teman yang setia Dari dunia sampai surga Bila teman untuk dunia Itu hanya sementara Tapi teman dunia-akhirat Itu barulah sahabat Itulah teman dalam taqwa Satu irama selamanya Itulah teman yang setia Dari dunia sampai surga……

6. Judul : * BUAYA*

Buaya, buaya itu binatang melata Terkenal karena kelicikannya Dia pandai mengelabui mangsa Diam-diam tetapi berbahaya Dia selalu berpura-pura
Apabila ada maunya Macam-macam tipu-dayanya Begitulah sifat buaya Kini kita melihat Banyak buaya naik ke darat Awas hati-hatilah Buaya darat lebih bahaya Memang bentuknya seperti manusia Tapi sifat-sifatnya na’udzubillah Buaya, buaya, hai air mata buaya Itu lambang suka berpura-pura
Banyak manusia jadi buaya Dalam cara-cara kehidupannya Apabila Anda berjumpa Hindarilah dan jauhilah Hati-hati dan waspadalah Jangan sampai kau terpedaya………

7. Judul : * TERSESAT *

 Manusia, banyak manusia tersesat Banyak yang tersesat Tak tahu apakah tujuan hidupnya Di dalam dunia Mereka hanyalah berlomba-lomba
Dalam segala urusan dunia Sehingga maksiat dikira surga Senanglah mereka melakukannya Cukup banyak sudah Nabi-Nya Yang diturunkan ke dunia
Untuk menyampaikan risalah Pada seluruh manusia Belum sampaikah ke telinga Kabar tentang negeri yang baka Negeri tempat tujuan kita Ke surga atau neraka Manusia, banyak manusia tersesat Banyak yang tersesat Tak tahu apakah tujuan hidupnya Di dalam dunia Mereka hanyalah berlomba-lomba
Dalam segala urusan dunia Begitulah mereka selamanya Sampai menuju ke liang kuburnya

8. Judul : * TAK SABAR *

Tak pernah hatiku seriang ini Tak pernah wajahku secerah ini Karena tak lama lagi ‘kan tiba Hari pernikahanku dengannya Tak pernah hatiku seriang ini
Tak pernah wajahku secerah ini Banyak kudengar Dari yang pernah merasakan Malam pertama Malam yang paling mendebarkan Ada yang bilang
Malam itu begitu tegang Karena tegangnya Keringat dingin bercucuran Tetapi anehnya perasaanku Bukannya takut malah ingin tahu Tak sabar rasanya aku menunggu Hari bersejarah bagi diriku Telah aku bayangkan indahnya Aku bersama dia mesranya Tak sabar rasanya aku menunggu Hari bersejarah bagi diriku

9. Judul : * TAQWA *

Yang miskin jangan bersedih Dan jangan sesali diri Yang kaya janganlah bangga Jangan membusungkan dada Derajat manusia di sisi Tuhannya
Bukan karena hartanya Derajat manusia di sisi Tuhannya Hanya karena taqwanya Dari itu bertaqwalah Dalam hidup yang tak punya Dari itu bertaqwalah
Dalam hidup yang berharta Firman Tuhan di dalam kitab suci-Nya Alqur’an Miskin dan kaya itu sama Sesungguhnya keduanya itu hanya ujian Bagi orang-orang beriman Mampukah si miskin menjalani penderitaan Berimankah dia di dalam kekurangan Mampukah si kaya mengendalikan hawa nafsunya
Berimankah dia di dalam kelebihan

10. Judul : * SERIGALA BERBULU DOMBA*

Semua telah kuserahkan Padamu wahai kekasih Banyak sudah yang kukorbankan Untukmu wahai kekasih Setelah kaudapatkan semua dariku
Dengan begitu mudahnya aku kaucampakkan Begitu manis rayuanmu Begitu mesra katamu Sepenuhnya aku percaya Tanpa merasa curiga Kaututupi sifatmu dengan warna madu Rupanya engkau serigala yang berbulu domba Tertawa engkau puas tertawa Dan bangga setelah kau bergaya
Tetapi ada yang kaulupakan Hukuman dan keadilan Tuhan Tiada dosa bebas tanpa balas Sebelum aku memaafkan Sebelum kau kurelakan
Ke mana pun engkau berjalan Pasti dalam ketakutan Walau dengan siapa kau berumah tangga Tak mungkin engkau bahagia dengan beban dosa

11. Judul : *  INDONESIA *

Hijau merimbuni daratannya Biru lautan di sekelilingnya Itulah negeri Indonesia Negeri yang subur serta kaya raya Seluruh harta kekayaan negara
Hanyalah untuk kemakmuran rakyatnya Namun hatiku selalu bertanya-tanya Mengapa kehidupan tidak merata Yang kaya makin kaya
Yang miskin makin miskin Yang kaya makin kaya Yang miskin makin miskin Negara bukan milik golongan Dan juga bukan milik perorangan
Dari itu jangan seenaknya Memperkaya diri membabi buta Seluruh harta kekayaan negara Hanyalah untuk kemakmuran rakyatnya
Namun hatiku selalu bertanya-tanya Mengapa kehidupan tidak merata Yang kaya makin kaya Yang miskin makin miskin Yang kaya makin kaya
Yang miskin makin miskin Masih banyak orang hidup dalam kemiskinan Sementara ada yang hidupnya berlebihan Jangan dibiarkan adanya jurang pemisah
Yang makin menganga antara miskin dan kaya Bukankah cita-cita bangsa Mencapai negeri makmur sentosa Selama korupsi semakin menjadi-jadi
Jangan diharapkan adanya pemerataan Hapuskan korupsi di segala birokrasi  Demi terciptanya kemakmuran yang merata Bukankah cita-cita bangsa
Mencapai negeri makmur sentosa ……..

12. Judul : *  JANGAN LAGI *

Jangan lagi engkau menyintai Diriku ini, diriku ini  Karena engkau kukhianati Dan sekarang semua telah berubah Sejak ayah-bundaku menghendaki dia
Tak kuasa, sungguh tak kuasa Untuk tak mematuhi mereka berdua  Percayalah ‘ku terpaksa Aku rela hidup menderita Demi sembah baktiku pada orang tua ‘Kan kutempuh perkawinan ini Walaupun dengan hati tersayat pedih Ditandai air mata Aku rela hidup menderita Demi sembah baktiku pada orang tua
Ditandai air mata Jangan lagi engkau menyintai Diriku ini, diriku ini Karena engkau kukhianati Jangan lagi engkau menyintai

13. Judul : *TAK”KAN LAGI *

Tak ‘kan lagi aku menyintai Dirimu kasih, dirimu kasih Setelah engkau mengkhianati  Tak ‘kan lagi aku menyintai Dirimu kasih, dirimu kasih
Setelah engkau mengkhianati Tak ‘kan lagi aku menyintai Dan sekarang semua telah berubah Sejak engkau terlena dalam pelukannya
Tak kusangka, sungguh tak kusangka Kau mudah melupakan semua ucapan Bahagialah bersamanya  Aku rela hidup menderita Demi tak menodai kebahagiaanmu ‘Kan kutempuh sisa hidup ini Tanpa cinta lagi sampai ‘ku mati Walau penuh air mata ‘Kan kutempuh sisa hidup ini
Tanpa cinta lagi sampai ‘ku mati Walau penuh air mata Tak ‘kan lagi aku menyintai Dirimu kasih, dirimu kasih
Setelah engkau mengkhianati Tak ‘kan lagi aku menyintai

 

 

14.Judul : * ROMANTIKA *

Yang menangis dan yang tertawa Yang bersedih dan yang gembira Selalu mewarnai hidup manusia Baik ia miskin ataupun kaya Yang jelata dan yang ternama Yang tak punya dan yang berada Selalu merasakan suka dan duka Itu romantika hidup di dunia Jangan lupa daratan Apabila dalam kegembiraan
Dan jangan putus asa Apabila di dalam kesedihan Sedih dan gembira tak ‘kan selamanya Semua ‘kan sirna, ganti, dan berubah Tidak peduli siapa pun dia Tak berarti yang kaya Selalu hidup dalam kegembiraan Tak berarti yang papa Selalu hidup Di dalam kesedihan Di sana letaknya keadilan Tuhan
Sedih dan gembira sama diberikan Keduanya itu sebagai ujian Romantika hidup di dunia

15. Judul : * SETETES AIR HINA  *

He, jangan mentang-mentang punya Memandang orang tidak dengan sebelah mata He, jangan mentang-mentang kuasa Menyuruh orang tolak pinggang setinggi dada Itu kesombongan (itu kesombongan) Itu keangkuhan (itu keangkuhan) Bukan pakaianmu tapi pakaian Tuhan Yang berhak disembah oleh segenap alam He, silakan punya dan kuasa Tapi janganlah angkuh sombong pada sesama Bukankah engkau dilahirkan telanjang Tanpa sehelai benang
Kemudian berkat rahmat-Nya Tuhan Kau bisa jadi orang Tak malukah, tak sadarkah Kaukira dirimu siapa He, tidakkah kauperhatikan Dari apakah dulu dirimu dijadikan He, dari tetes air hina Kau diciptakan lalu engkau disempurnakan Itu kesombongan (itu kesombongan) Itu keangkuhan (itu keangkuhan)
Tak pantas kausandang sebagai seorang insan Yang tiada daya tanpa kehendak Tuhan  He, silahkan punya dan kuasa Tapi janganlah angkuh sombong pada sesama

16. Judul :* SEBUJUR BANGKAI *

Badan pun tak berharga sesaat ditinggal nyawa  Anak isteri tercinta tak sudi lagi bersama  Secepatnya jasad dipendam Karena tak lagi dibutuhkan
Diri yang semula dipuja Kini bangkai tak berguna Dari kamar yang indah kasur empuk tilam putih Kini harus berpindah terkubur dalam perut bumi Kalau selama ini diri berhiaskan Emas intan permata bermandi cahaya Tetapi kali ini di dalam kuburan Gelap pekat mencekam tanpa seorang teman Terputuslah pergaulan Terbujurlah sendirian Diri terbungkus kain kafan Wajah dan tubuh indah yang dulu dipuja-puja Kini tiada lagi orang sudi menyentuhnya Jadi santapan cacing tanah Sampai yang tersisa kerangka Begitulah suratan badan  Ke bumi dikembalikan Kebanyakan manusia terlena sehingga lupa
Bahwa maut ‘kan datang menjelang

17. Judul : *AL QUR’AN DAN KORAN *

Dari masa ke masa Manusia (manusia) berkembang peradabannya Hingga di mana-mana Manusia (manusia) merubah wajah dunia Gedung-gedung tinggi mencakar langit Nyaris menghiasi segala negeri Bahkan teknologi di masa kini Sudah mencapai kawasan samawi Tapi sayang disayang Manusia (manusia) lupa diri tinggi hati Lebih dan melebihi Tingginya (tingginya) pencakar langitnya tadi Sejalan dengan roda pembangunan Manusia makin penuh kesibukan
Sehingga yang wajib pun terabaikan Sujud lima waktu menyembah Tuhan Karena dimabuk oleh kemajuan Sampai komputer dijadikan Tuhan (yang bener aje) Kalau bicara tentang dunia (dunia) Aduhai pandai sekali Tapi kalau bicara agama (agama) Mereka jadi alergi Membaca koran jadi kebutuhan (yeah-yeah) Sedang Alqur’an cuma perhiasan Bahasa Inggris sangat digalakkan (yeah-yeah) Bahasa Arab katanya kampungan (nggak salah tuh?) Buat apa berjaya di dunia (di dunia) Kalau akhirat celaka Marilah kita capai bahagia (bahagia)  Di alam fana dan baka…….. 

 

18. Judul : * EMANSIPASI WANITA * 

Wanita sekarang dalam perjuangan Menyaingi pria di segala bidang  Di rumah, di kantor  Bahkan sampai ke jalan pemerintahan  Memang peranan wanita perlu di dalam pembangunan Tapi peranan wanita jangan sampai keterlaluan  Kalau peranan wanita melanggar batasan fungsinya Ini bencana Wanita dan pria tak ‘kan pernah sama Secara kodrati berbeda fungsinya  Jiwanya, badannya Tuhan telah mengatur pembidangannya Wanita ditakdirkan yang melahirkan Bukankah ini bukti kelemahan Wanita adalah ibu manusia Janganlah bersikap seperti ayah Begitulah ketetapan Sang Pencipta
Lalu kenapa kau coba merubah Kalau aturan Tuhan sudah dirubah-rubah Pasti ‘kan kaudapatkan segala kepincangan Karena kaum wanita memenuhi kantoran Akhirnya banyak pria menjadi pengangguran  Emansipasi wanita perlu di dalam pembangunan Emansipasi wanita jangan sampai keterlaluan
Emansipasi wanita jangan melawan takdir Tuhan Ini bencana Majulah wanita, giatlah bekerja Namun jangan lupa tugasmu utama Apa pun dirimu
Namun kau adalah ibu rumah tangga Wanita laksana tiangnya negara Tanpa tiang coba Anda bayangkan Kalau semua maju ke garis depan
Tentunya lemah di garis belakang Kalau wanita juga sibuk bekerja Rumah tangga kehilangan ratunya Kalau wanita juga sibuk bekerja
Anak-anak kehilangan pembina Bukan salah remaja kalau mereka binal Bukan salah mereka kalau tidak bermoral Bukan hanya makanan, bukan hanya pakaian Yang lebih dibutuhkan cinta dan kasih sayang

19. Judul: * MODERN *

Modernisasi yang kini melanda dunia  Menjadi masalah Ternyata masih banyak yang salah menafsirkannya Di dalam berkiprah Modern dicerna sebagai kebebasan Bebas lepas tanpa adanya batasan Kumpul kebo bukan modern Tapi suatu kemesuman Mabuk-mabuk bukan modern Tapi suatu kemungkaran Karena takut dikatakan ketinggalan zaman E, ikut-ikutan Saringlah dulu apa yang datangnya dari Barat Jangan asal telan Ambil isi dan campakkanlah kulitnya Ambil yang baik dan campakkan buruknya Berkemajuan dan juga berpendidikan Di dalam segala bidang ini modern
Kemanusiaan tinggi nilai peradaban Di segala pergaulan ini modern Mari membangun-ngun negara-ra Dengan landasan-san agama Modernisasi yang kini melanda dunia Menjadi masalah Ternyata masih banyak yang salah menafsirkannya Di dalam berkiprah Modern dicerna sebagai kesombongan
Tidak percaya lagi kepada Tuhan Tak sembahyang bukan modern Tapi suatu keingkaran Urakan bukanlah modern Bahkan nyaris seperti hewan Memakai jilbab rapi sopan dan beradab Dan ini perintah Tuhan dipersoalkan Pakaian mini yang membangkitkan birahi
Dan mengundang kejahatan tak keberatan Bila aurat-rat terbuka-ka Pemerkosaan-an melanda

20. Judul : * NASIB BUNGA *

Butir mutiara kata Rangkaian rayuan cinta Engkau taburkan  Engkau semaikan di badan jiwa Setelah putik berbunga Kelopak merekah indah
Engkau mereguk Engkau mereguk madu bak buta Setelah benih kautanam Dan kini bertunas muda Engkau biarkan Kering merana mendamba cinta Sampai hati kau merenggut bunga di jambangan Lalu kaucampakkan dia dalam pelimbahan Sungguh tak terlukiskan beban aib dan noda
Duka bertindih derita duhai nasib bunga Masih adakah mentari nan cerah Dosa dan dosa mengundang bencana Apakah harus berputus asa Iba dan belas kasihan Hanya itulah harapan Masih adakah Agak secercah cinta tersisa

21. Judul: * LAGI – LAGI  CINTA *

Bila manusia dilanda cinta  Mata yang belalak seakan buta Walau banyak celanya kasih nampak sempurna Walau jelek orangnya kasih nampak menyala

Bila manusia dilanda cinta Hati pun mengembang bagai pahlawan Siapa pun saingan berani berhadapan Jangankan cuma harta jiwa pun dikorbankan Jangan salahkan cinta ‘pabila menderita Bukan cinta yang buta tapi jiwa terlena Kalau jiwa terlena akal pun tak berfatwa Cinta tanpa akal berakibat fatal
Main api memang berbahaya Hamil tanpa nikah anak tanpa ayah Lagi-lagi alasan cinta Berhati-hatilah dalam bercinta Tanamkanlah niat suci mulia
Aturan permainan cobalah dijalankan Bisik dan rayu syetan janganlah didengarkan Berhati-hatilah dalam bercinta Tanamkanlah niat suci mulia  

22. Judul : * NILAI SEHAT *

 Kekasih tak menggiurkan  Permata tak menakjubkan Jabatan tak membanggakan Lingkungan tak menggairahkan ‘Pabila penyakit bersarang di badan
Dunia tak lagi menjadi ukuran Yang manis pahit di lidah Yang indah buruk di mata Yang kaya miskin di dada Yang gagah lemah di rasa ‘Pabila penyakit bersarang di badan Dunia tak lagi menjadi ukuran Sebagai ujian sakit Pasti datang pada tiap insan Dzikirkanlah nama-Nya Sabar tawakkallah mohon kesembuhan Semoga musibah membawa hikmah Menghapuskan dosa Bahagia, paling bahagia Yang sehat walau tak punya Berharga, paling berharga
Yang sehat dia terkaya Peribahasa hidup dengan nasi dan garam Gairah selera penuh kelezatan Jagalah sehatmu kawan Syukuri nikmat-Nya Tuhan
Gunakan sehatmu kawan Juanglah di jalan Tuhan Betapa tingginya nilai kesehatan Itulah hartamu yang tak terbandingkan ….

23. Judul :* PENYAKIT CINTA*

‘Pabila diri dilanda rindu Hati gelisah badan pun lesu Dibilang sakit bukan penyakit Tahu-tahu badan semakin kurus Aduh-aduh sakit penyakit cinta Dokter dan dukun tak mampu bicara Aduh-aduh sakit penyakit cinta Tiada obatnya hanya si dia ‘Pabila diri dilanda rindu Sepanjang malam tak dapat tidur Suara kerosak dikira dia Tahu-tahu tikus mencari mangsa Dari itu kalau jatuh cinta Jangan seru-seru, santai-santai saja Dari itu kalau jatuh cinta Jangan berat-berat, ringan-ringan saja Kalau terlalu seru, nggak kuat nahan rindu Kalau terlalu berat, nggak kuat nahan Ah, gawat Aduh-aduh sakit penyakit cinta
Hati baru senang jumpa si dia Aduh-aduh sakit penyakit cinta Perut sudah kenyang ingat si dia Aduh-aduh sakit penyakit cinta Tidak perlu uang datang si dia Rasa mau gila tanpa si doi

24. Judul :* HARGA DIRI *

Boleh saja kita miskin Kalau itu jadi kehormatan Boleh saja kita lapar Kalau itu jadi keimanan Demi kehormatan boleh miskin Demi kehormatan
Demi keimanan boleh lapar Demi keimanan Jangan sampai dijual berapa pun harga diri ini Jangan sampai ditukar dengan apa pun keimanan ini Demi kehormatan boleh miskin Demi kehormatan Demi keimanan boleh lapar Demi keimanan Lebih baik jalan kaki tapi punya harga diri Daripada bersedan tanpa kehormatan Lebih baik gubuk tua tapi jadi hamba Tuhan Daripada di gedung tanpa keimanan Hanya dengan kehormatan Diri jadi berharga Hanya dengan keimanan Hidup jadi bahagia

25. Judul : *1001 MACAM *

Seribu satu macam itu bidang pekerjaan Dari jadi pengamen sampai jadi seorang presiden Seribu satu macam cara orang mencari makan Dari menjual koran sampai menjual kehormatan Ada cara yang halal, ada cara yang haram Silakan mau pilih cara mana Namun semua cara ada tanggung jawabnya
Di hadapan Tuhan dan manusia Seribu satu macam itu bidang pekerjaan Dari jadi pengamen sampai jadi seorang presiden Seribu satu macam cara orang mencari makan Dari menjual koran sampai menjual kehormatan Banyak orang berkata Dalam mencari nafkah Cari yang haram saja sudah susah Apalagi yang halal (Jangan didengar Jangan didengar itu sangat tidak benar Hu, jangan didengar itu sangat tidak benar) Banyak orang berkata Yang jujur pasti hancur Karena zaman ini sudah edan Jujur tidak makan (Zaman yang edan Zaman yang edan kita jangan jadi syetan Hu, zaman yang edan kita jangan jadi syetan) Siapa meninggalkan yang haram Karena takut kepada Tuhan Pasti baginya ‘kan digantikan Rizki yang halal dan digandakan
Insya Allah Seribu satu macam  

26. Judul :* GALI LOBANG TUTUP LOBANG *

Gali-gali-gali-gali-gali lobang  Gali-gali-gali-gali-gali lobang Lobang digali menggali lobang Untuk menutup lobang Tertutup sudah lobang yang lama Lobang baru terbuka Gali lobang tutup lobang Pinjam uang bayar hutang Gali lobang tutup lobang Pinjam uang bayar hutang Gali-gali-gali-gali-gali lobang
Gali-gali-gali-gali-gali lobang Gali-gali-gali-gali-gali Walau makan sederhana (Makan nasi sambal lalap) Walau baju sederhana (Asal menutup aurat)
Walau makan sederhana Walau baju sederhana Walau serba sederhana Asal sehat jiwa raga Dan juga hutang tak punya… Itulah orang yang kaya (hi-hu…) Walau gajinya pas-pasan (Enggak lebih engga kurang) Walau hidupnya pas-pasan (Asal cukup kebutuhan ) Walaupun gajinya pas-pasan Walau hidupnya pas-pasan  Walaupun serba pas-pasan Hidup ‘kan merasa terang Asal tak dikejar hutang..Enak tidur enak makan (hi-hu…) Gali lobang tutup lobang
Menggali buat menutup Gali lobang tutup lobang Sana rata sini lobang Gali lobang tutup lobang Tetap saja ada lobang Gali lobang tutup lobang Lobangnya tak pernah hilang Gali lobang tutup lobang Pinjam uang bayar hutang Gali lobang tutup lobang Sana lunas sini hutang Gali lobang tutup lobang Tetap saja ada hutang Gali lobang tutup lobang Hutangnya tak pernah hilang Gali lobang tutup lobang . Pinjam uang bayar hutang…

27. Judul :  * IBU KOTA *

Setahun sekali belum tentu Dengan tetangga bisa bertemu Di ibukota, di ibukota, di ibukota Pagar rumahnya pun tinggi-tinggi Hidupnya pun sudah nafsi-nafsi Di ibukota, di ibukota, di ibukota Berbagai macam kebutuhan Meliputi warganya Hingga sedikit kesempatan Untuk berbagi rasa Menipis sudah tali jiwa Yang mengikat warganya Berkurang sudah tenggang rasa Di antara sesama Rasa perseorangan sikap warga ibukota Rasa kebersamaan sudah memprihatinkan Hidup selalu terburu-buru Seakan-akan dikejar waktu Di ibukota, di ibukota, di ibukota Mereka bersaing dan berlomba Saling membanggakan harta benda Di ibukota, di ibukota, di ibukota Di ibukota, di ibukota, di ibukota Di ibukota…

28. Judul : * MASA DEPAN  *

Sedari kecil sehingga dewasa Keras berpikir memeras tenaga Pagi hari sekolah karena harus belajar Malam hari di rumah masih harus belajar Juga biaya banyak dikorbankan Demi membangun hidup masa depan Kalau yang dimaksudkan membangun masa depan Cuma rumah dan sedan oh sangat menyedihkan Karena semua pasti ditinggalkan Masa depan sejati akhirat yang hakiki Tak percuma tenaga tak percuma biaya Bila hasilnya bahagia abadi Capailah dengan yang Tuhan berikan Negeri akhirat rumah masa depan Namun jangan kau lupa nasibmu di dunia Walaupun sementara tapi nikmati juga Dunia hanya tempat persinggahan Ladang akhirat dan bukan tujuan

29. Judul : * TERGILA –GILA  *

Pria: Ra-ra-ra-ram Ra-re-ra-re-ra-re-ra-re-ra-ra-ra-ram

Wanita: Siapa yang tak tergila-gila wanita kepadanya Bagaimana tak tergila-gila diriku kepadanya Aduhai matanya, hidungnya, bibirnya Sungguh tiada cela
Aduh pandangannya, senyumnya, gayanya Sungguh penuh pesona Siapa yang tak tergila-gila wanita kepadanya Bagaimana tak tergila-gila diriku kepadanya

Pria: Ra-ra-re-ra ra-re-ra ra-re-ra ra-re-ra Ra-ra-re-ra ra-re-ra ra-re-ra ra-re-ra Ra-re-ra-re-ra-re-ra-re-ram ra-ra-ra-ram

Wanita Gangguin saya dong, ganggu saya Maunya hatiku Seandainya aku tidak malu Pasti aku yang menggangu Pria: Ra-re-ra-re-ra-re-ra-re-ram ra-ra-ra-ram Wanita: Rayuin saya dong, rayu saya Maunya hatiku Seandainya aku tidak malu Pasti aku yang merayu Semoga aku bisa menahan perasaanku ……… 

30. Judul:*ADU  DOMBA *

Adu domba adu domba mengadu domba Domba dipertaruhkan Adu domba adu domba mengadu domba Domba dipertaruhkan Demi keuntungan domba jadi korban (Diadu domba) Demi kesenangan domba kesakitan (Diadu domba) Adu domba adu domba mengadu domba Domba dipertaruhkan Adu domba adu domba mengadu domba Domba dipertaruhkan Domdomba domba, babadom domba (Adu domba) Domdomba domba, babadom domba
(Adu domba) Domdomba domba, babadom domba Sayang-sayang seribu kali Domba-domba tak menyadari Kasihan aduhai kasihan Domba-domba pun bermusuhan Hentikanlah hentikan itu kedhaliman Janganlah dan janganlah kau mengadu domba Adu domba adu domba mengadu domba Sungguh suatu dosa Adu domba adu domba mengadu domba Perbuatan tercela Demi keuntungan domba jadi korban (Diadu domba)Demi kesenangan domba kesakitan
(Diadu domba) Adu domba adu domba mengadu domba Domba dipertaruhkan Adu domba adu domba mengadu domba Domba dipertaruhkan Domdomba domba, babadom domba (Adu domba) Domdomba domba, babadom domba (Adu domba) Domdomba domba, babadom domba Jadilah seorang gembala Di antara kawanan domba Binalah dan peliharalah Kerukunan antara domba Bila ada orang suka memecah belah Maka dia dikatakan pengadu domba Adu domba adu domba mengadu domba Domba dipertaruhkan

 

31. Judul : * BADAI FITNAH *

Ya-ya-ya-ya-ya-ya…

Sulit mencapai kejayaan dalam hidup ini Dan untuk mempertahankannya lebih sulit lagi Karena banyak yang dengki serta iri hati Bagi mereka yang dengki tak akan berhenti Berbagai cara dilakukan untuk menjatuhkan Demi tercapainya tujuan semua dikorbankan Asal saja yang dibenci tak berjaya lagi
Apa pun yang ‘kan terjadi dia tak perduli Ya-ya-ya-ya-ya-ya…Apabila rasa dengki yang sudah berbicara Segala cara keji dijadikan senjata
Berhembuslah badai fitnah dari segala arah Tujuannya memutuskan segala ikatan Ikatan keluarga, ikatan dengan umat Ikatan dengan semuanya Tapi satu hal jangan lupa kita manusia Yang cuma bisa berencana serta berusaha Tuhanlah yang memutuskan segala cobaan Dialah yang memuliakan atau menghinakan

32. Judul : * TANGAN – TANGAN   HITAM  * 

Terkadang aku tak mengerti Melihat kehidupan ini Mengapa si kecil yang tak berdosa Harus jadi korban angkara murka Mengapa si kecil yang tak berdosa Harus menerima beban derita Sungguh tersayat rasa hati Melihat kekejaman ini Mengapa, oh Tuhan, engkau biarkan Tangan-tangan hitam menjamah sutra Mengapa, oh Tuhan, engkau biarkan Hamba-hamba syetan menyakitinya Oh Tuhan, bebaskan dia Dari cengkeraman yang menyiksa
Oh Tuhan, bebaskan dia Dari segala beban derita Dia butuh kasih sayang Belaian nan penuh manja Janganlah engkau pisahkan Dia

33. Judul :* YUN DI AYUN  *

Yun diayun, berayun-ayun Yun diayun, berayun-ayun Sorong ke muka Sorong sampai tinggi-tinggi sorong lagi Sorong jangan henti-henti Berpegang yang kuat serta berhati-hati Mari bergembira bermain dan menyanyi Yun diayun, berayun-ayun Yun diayun, berayun-ayun Bermain-main di ayunan Melayang-layang serasa sedang terbang Tinggi-tinggi terbang melayang Seakan-akan mau mencapai bulan  Diayun-ayun rupanya sangat mengasyikkan Sor ke depan, sor ke belakang Sor ke depan, sor ke belakang Sor ke depan, sor udah cape

34. Judul : * BEGADANG  *

Begadang jangan begadang, kalau tiada artinya Begadang boleh saja, kalau ada perlunya Begadang jangan begadang, kalau tiada artinya Begadang boleh saja, kalau ada perlunya Kalau terlalu banyak begadang Muka pucat karena darah berkurang Kalau sering kena angin malam Segala penyakit akan mudah datang Darilah itu sayangi badan Jangan begadang setiap malam

35. Judul: * BEGADANG II *

Apa artinya malam Minggu Bagi orang yang tidak mampu Mau ke pesta tak beruang Akhirnya nongkrong di pinggir jalan Begadang marilah kita begadang
Begadang sambil berdendang Walaupun kita tidak punya uang Kita juga bisa senang Apa artinya malam Minggu Bagi orang yang tidak mampu Mau ke pesta tak beruang Akhirnya nongkrong di pinggir jalan Bagi mereka yang punya uang Berdansa-dansi di night club Bagi kita yang tak punya uang Cukup berjoget di sini Bagi mereka yang punya uang Makan-makan di restoran Bagi kita yang tak punya uang Makannya di warung kopi

 

36. Judul : *  NARAPIDANA *

Kehidupan dalam dunia Terkadang penuh aniaya Keadilan oleh manusia Terkadang tiada sempurna Yang benar dipenjara yang salah tertawa Sungguh mata dunia memang tak sempurna Oh, begitulah dunia Aku yakin ini semua ujian Dari-Mu, oh Tuhan Baru kini aku rasakan Kehidupan narapidana Namun aku pohonkan, tabahkanlah hati  Dalam ‘ku menjalani kehidupan ini Oh, narapidana Kini aku menjalani hukuman Cuma karena fitnahan Ternyata fitnah itu lebih kejam Daripada pembunuhan Kini aku menjalani hukuman Cuma karena fitnahan Ternyata fitnah itu lebih kejam Daripada pembunuhan

37. Judul : * KELANA  II *

Dalam aku berkelana Tiada yang tahu ke mana ‘ku pergi Tiada yang tahu apa yang kucari Gunung tinggi ‘kan kudaki Lautan kuseberangi Aku tak perduli Tak akan berhenti aku berkelana Sebelum kudapat apa yang kucari Walaupun adanya di ujung dunia Aku ‘kan ke sana ‘tuk mendapatkannya

38. Judul ; * PEDIH *

Apakah aku bersalah bila ‘ku cinta seni Apakah aku berdosa bila aku menyanyi Kalau tiada salah, kalau tiada dosa Mengapa ‘ku dicegah Apakah aku bersalah bila ‘ku cinta seni Apakah aku berdosa bila aku menyanyi Rumah yang seindah istana Terasakan bagai neraka Seisi rumahku membenci
Diriku yang mengabdi seni Betapa hati pedih sekali Betapa pedih sekali

 

39. Judul : * BANYAK JALAN MENUJU ROMA *

Banyak Jalan ke Roma Banyak jalan menuju roma Banyak jalan menuju roma Bila engkau gagal di dalam satu cara Cari lagi cara lainnya ‘Pabila dirimu tidak mengenal lelah Satu masa tercapai jua Tuhan tidak akan merubah nasibmu Kalau kamu tidak mau merubahnya Bukankah pepatah telah mengatakan
Ada kemauan pasti ada jalan Siapa mau jaya harus rajin bekerja Siapa mau jaya janganlah putus asa Banyak jalan menuju Roma

40. Judul : * JATUH  CINTA *

Pria: Kudengar kau sedang jatuh cinta Wanita: Ya-ya-ya-ya-ya-ya Pria: Tapi hatimu tak bahagia Wanita :Ya-ya-ya-ya-ya-ya Pria: Jangan kau merana dan putus asa Karena itu ujian cinta  Cerahkan wajahmu bentuk senyummu Kini kau bersama kasihmu Pria: Memang bercinta banyak likunya Wanita: Ya-ya-ya-ya-ya-ya Pria: Tabahlah dalam dukanya cinta  Pria: Bila dirimu rindu padaku Itu pertanda kau cinta padaku Wanita: Memang ‘ku cinta kepadamu  Pria:Bila dirimu cinta padaku Lebih lagi cintaku kepadamu Dari itu jangan kau bersedih hati Masa bahagia akan tiba nanti

41. Judul :* PANTUN CINTA *

 Pria: Banyak bunga di taman cuma satu kupetik Banyak anak perawan cuma Adik yang cantik Wanita: Banyak buah semangka dibawa dalam sampan
Banyak anak jejaka cuma Abang yang tampan Pria : Berjuta bintang di langit Satu yang bercahaya Berjuta gadis yang cantik Adiklah yang kucinta Wanita: Pandai Abang merayu, hatiku rasa malu Pria: Rumah atapnya tinggi terbuat dari bambu Cuma Adik kupilih dan yang selalu kurindu Wanita: Gunung puncaknya tinggi tertutup oleh salju Memang Abang kupilih dan yang selalu kurindu

42. Judul ‘ * PERJUANGAN  DAN DO’A *

Berakit-rakit ke hulu berenang ke tepian Berjuanglah dahulu, berjuanglah dahulu Baru kemudian bersenang-senang Pahit rasanya empedu manis rasanya gula Sakit-sakit dahulu, susah-susah dahulu Baru kemudian berbahagi Berjuang (berjuang) Berjuang sekuat tenaga Tetapi jangan lupa Perjuangan harus pula disertai doa Rintangan (rintangan) Rintangan sudah pasti ada Hadapilah semua dengan tabah Juga dengan kebesaran jiwa

 

43. Judul : * SUMBANGAN  * 

Menyumbang sebenarnya menyumbang Memberi dengan keikhlasan  Menyumbang sebenarnya menyumbang Memberi dengan ridla Tuhan Kalau memang benar kau mau menyumbang Kenapa perhitungkan angka
Kalau memang benar kau mau menyumbang Kenapa mengharapkan menang Dermawan sebenarnya dermawan
Orang yang punya ketulusan Dermawan sebenarnya dermawan tidak mengharap keuntungan Memberi seribu mengharap sejuta  Itu ‘kan ingin cepat kaya Memberi ribuan mengharap miliaran Sudah jelas bukan dermawan 

Janganlah kau menipu dirimu sendiri Dalam menggunakan uang Tanyakan hatimu di saat memasang Mau judi atau nyumbang Mari kita menyumbang demi pembangunan Dengan harta dan pikiran Namun jangan tegakkan sendi pembangunan Dengan meruntuhkan iman Orang yang menyumbang demi kemajuan Ia pahlawan pembangunan Tapi kalau nyumbang cari keuntungan Penjudi ngaku dermawan

Dermawan hayo para dermawan Menyumbang demi pembangunan Menyumbang hayo kita menyumbang
Agar merata kemakmuran Namun hukum Tuhan jangan permainkan Yang haram jangan dihalalkan
Karena pembangunan tanpa ridla Tuhan Tak ‘kan membawa keberkahan Tanyakan hatimu
Mau main judi atau mau nyumbang? Hm?

44. Judul : * PRIMADONA   DESA  * 

Hai bunga primadona desa, kau indah merekah Izinkan ‘ku memetikmu untuk kutanamkan Dalam jambangan hati di taman sanubari Sebagai tumpang sari semerbak mewangi Hai bunga primadona desa, kau indah merekah Alam sekitar menjadi saksi Jadi saksi akan keindahanmu Kicau burung-burung
Memuji penciptaanmu Aneka bunga merasa iri Iri hati akan keindahanmu Karena kumbang-kumbang
Bersaing mempersuntingmu Donna-donna-don primadona desa 4x

45. Judul : * TERKESIMA *

Berdebar hati berdebar deras darahku mengalir Bergetar tubuh bergetar menahan gejolak hati
Sungguh aku malu, malu, malu, malu Mengutarakan hasratku Sungguh aku ragu, ragu, ragu, ragu
Mengatakannya padamu Berdebar hati berdebar deras darahku mengalir Bergetar tubuh bergetar menahan gejolak hati Sudah kurangkai kata ‘Tuk menyampaikan rasa Tapi di hadapanmu semua buyar tak menentu Jangankan ‘tuk merayu apalagi mencumbu Bahkan memandang matamu ternyata aku tak mampu Terkesima diriku memandang pesonamu Gugup kelu dan kaku memandang wibawamu …..

46. Judul : * BISMILLAH * 

Kalau mau belajar (baca bismillah) Sesudah belajar (alhamdulillah Kalau mau bekerja (baca bismillah) Sesudah bekerja (alhamdulillah Mulailah setiap pekerjaan dengan membaca (Bismillah) Sudahilah setiap pekerjaan dengan membaca (Alhamdulillah Kalau mau makan baca (bismillah)Sesudah makan (alhamdulillah) Kalau mau tidur baca (bismillah) Dan bangun tidur (alhamdulillah)Tanpa membaca nama Allah Makan minum tiada berkah (Ya-ya-ya-ya-ya-ya-ya-ya-ya-ya)
Tanpa membaca nama Allah Pekerjaan tiada berkah (Ya-ya-ya-ya-ya-ya-ya-ya-ya-ya) Bagi orang pandai bersyukur Nikmat Allah ‘kan ditambahkan  Tapi bagi orang yang kufur Adzab Allah sangat pedih(Hi… serem)

47. Judul : * RAIB * 

Bunga desa yang kupuja raib entah ke mana Tercabut dari jambangan kala badai menyerang Kalau masih bersemi di manakah rimbanya Kalaupun sudah mati di mana pusaranya Taman tiada indah lagi tanpa kau bunga desa Hati tak ceria llagi tanpa kau bunga desa    Bunga-bunga di taman Terkulai turut bersedih Karena sang primadona telah pergi Kumbang-kumbang kelana Siapa yang menemukannya Akan kutukar dengan bunga seribu

48. Judul : * CAMELIA * 

Camelia, Camelia Camelia, Camelia Kau gadis yang malang penuh penderitaan Tabahkan hatimu itu hanya cobaan Camelia, Camelia Camelia, Camelia Kau dilahirkan ke dunia membawa derita duka
Kau dilahirkan ke dunia dengan aneka derita Tetapi senyumlah coba senyumlah Dalam menghadapi semua duka  Camelia, Camelia Camelia, Camelia Lupakanlah itu beban penderitaan Hadapkan wajahmu menjelang masa depan Camelia, Camelia Camelia, Camelia Camelia, Camelia Camelia, Camelia Lupakanlah itu beban penderitaan Hadapkan wajahmu menjelang masa depan Camelia, Camelia…..

49. Judul : * FATAMORGANA  *

Ke mana lagi harus ‘ku pergi Membawa nasib yang malang ini Seakan sudah tiada lagi Tempat berpijak di bumi ini Tiada lagi orang yang sudi Menerimaku yang malang ini Seakan sudah tiada lagi Harapan hidup di bumi ini Kukira badai telah berlalu Semenjak ia mendampingiku Tapi kiranya itu semua Bagai perdaya fatamorgana Ke mana kaki ini berjalan ‘Kan kuturuti tanpa tujuan ….. Oh oh oh

50. Judul : * TAK TERDUGA * 

Tak pernah kukhayalkan berjumpa denganmu Sekarang kurasakan hangatnya cintamu Wanita: Tak pernah kuimpikan hidup bahagia Sekarang kurasakan indahnya dunia Rupanya diriku beruntung sekali Seorang bidadari datang menghampiri  Wanita: Sama-sama tak menduga Bahwa kita ‘kan berjumpa Duet: Lama-lama jatuh cinta Karena selalu berdua Pria: Semua yang terjadi takdir-Nya Ilahi Jikalau memang jodoh tak perlu dicari Wanita: Semenjak bersamamu tenteram hatiku Bagiku hanya kamu tumpuan hidupku …………

51. Judul : * BOLEH SAJA  * 

He, boleh saja, boleh saja kaucintai dunia Tapi ingat satu saat kau ‘kan meninggalkannya Sekarang atau lusa tua ataupun muda Yang pasti kau akan mati juga  He, berbuatlah, berbuatlah apa yang engkau suka Tapi ingat semua itu ‘kan ada balasannya Baik ataupun jahat buruk ataupun sesat Semua kembali padamu juga

Kemewahan dunia ini Memang sangat menyenangkan hati Tapi kesenangan dunia Penuh dengan tipuan belaka Dari itu waspadalah Jangan sampai terpedaya olehnya……..

52. Judul  : * HABIS   GELAP   TERBITLAH TERANG  * 

Selama hidup di dalam dunia Tak ‘kan sunyi dari ujian Lenyap yang satu datang yang lainnya Begitulah tiada putusnya Bermacam bentuknya ujian Tuhan Yang dibebankan pada insan Semata-mata ‘tuk menguji iman Pembeda yang taqwa dan durhaka  Apabila kau menemui musibah Jangan lalu putus asa Bunuh diri itu bukan satu cara Mengatasi masalah Bahkan suatu dosa Apabila kau menemui musibah Sabar serta tawakkallah Supaya kau memperoleh kemenangan Dalam ampunan Tuhan Penuh kebahagiaan Tak selamanya langit itu kelam Suatu saat ‘kan cerah juga Hiduplah dengan sejuta harapan Habis gelap akan terbit terang……….. 

53. Judul : * GENARASI MUDA  * 

Hayo generasi muda putra-putri bangsa Singkirkanlah selimutmu, bangun dan bangkitlah  ersihkanlah pakaianmu, pandanglah ke muka Tegaknya agama ada di tanganmu Masa depan bangsa ada di tanganmu Tonggak-tonggak tua bergugurlah selalu (Coba renungkan itu) coba renungkan (Coba renungkan itu) coba renungkan (Coba renungkan itu) coba renungkan (Coba renungkan itu) coba renungkan (Dan tinggalkanlah) segala bentuk kemaksiatan (Dan tinggalkanlah) segala bentuk kemungkaran (Dan tinggalkanlah) segala bentuk kejahatan (Dan tinggalkanlah) segala bentuk kenakalan (Dan tinggalkanlah) segala bentuk kemalasan Dan tinggalkanlah) segala bentuk kebodohan (Dan tinggalkanlah) segala bentuk yang hanya merugikan ayo generasi muda putra-putri bangsa Singkirkanlah selimutmu, bangun dan bangkitla h Bersihkanlah pakaianmu, pandanglah ke muka Engkaulah harapan Wahai generasi muda insan beragama Tunjukkanlah bahwa Anda berakhlak mulia Sinarilah wajah bangsa dengan keimanan  Siapa pun Anda mari amalkanlah Jangan cuma kata mari nyatakanlah gar citra bangsa harum dan mulia (Mari kita amalkan) mari amalkan(Mari kita amalkan) mari amalkan Mari kita amalkan) mari amalkan Mari kita amalkan) mari amalkan(Jadi pejabat) jadilah pejabat yang taqwa (Jadi karyawan) jadilah karyawanyang taqwa (Jadi pelajar) jadilah pelajar yang taqwa (Jadi seniman) jadilah seniman yang taqwa (Jadi pedagang) jadilah pedagang yang taqwa (Jadi petani) jadilah petani yang taqwa(Jadi apa pun) jadilah apa pun yang selalu taqwa Wahai generasi muda insan beragama Tunjukkanlah bahwa Anda berakhlak mulia Sinarilah wajah bangsa dengan keimanan Engkaulah harapan………

54. Judul : * BUNGA SEDAP MALAM * 

Putih berseri bunga indah pujaan  Harum mewangi menambah kesegaran Duhai bunga sedap malam tumbuh subur di taman Duhai bunga sedap malam cantik dan menawan Sinar mentari menambah cerah pagi Sinar rembulan menambah kesyahduan Duhai bunga sedap malam membangkitkan kenangan Duhai bunga sedap malam tak ‘kan terlupakan Kenangan masa lalu indah dan mengesankan Hari-hari bahagia tak akan terlupakan Kata-kata yang indah tiada terlukiskan Saat memadu cinta kau bunga menyaksikan Kaugenggam tanganku kaupeluk diriku menggetarkan jiwa Kaubisikkan aku kausunting diriku menggugahkan sukma Mekarlah kau selamanya harumlah kau selamanya, bagaikan aroma cinta……

55. Judul : * NISTA  DI DEPAN  MATA  * 

Bak petir di siang hari ‘Ku tersentak melihatmu Kautanamkan cinta lagi Dengan dia saudaraku Salah apakah diriku Dosa apakah cintaku Hingga nista di depan mata Menggores luka dalam dada Bak petir di siang hari Kausentakkan lamunanku aunyalakan cinta lagi Kaupadamkan harapanku Andai semua ini ujian ‘Kan kuhadapi jua sayang Andai semua ini suratan ‘Kan kujalani pula sayang Namu…n, ada yang tiada kumengerti  Mengapa semua terjadi Harus dia kusesali Justru dia saudaraku Yang kaubuat mangsamu……….

 

56. Judul : * ISYARAT CINTA   * 

Mesranya tatapanmu wahai teruna Isyarat apakah ayang kautampakkan Pria: Merdunya suaramu duhai juwita  Mungkin yang kautanya isyarat cinta Wanita: Untuk apa cinta, untuk apa sayang ‘Pabila indahnya ‘tuk semusim saja Pria: Cintaku padamu, sayangku padamu ‘Kan kupelihara sampai akhir nanti Wanita: Aku belum mengerti Pria: ‘Kan ‘ku sabar menanti Wanita: Suka dan dukaku Pria: Hm, suka-dukaku jua Wanita: Dua hati bersatu Pria: Itulah cinta Wanita: Dua hati rindu Pria: Dambaan cinta Duet: Dua hati bersatu itulah cinta Dua hati rindu dambaan cinta……

57. Judul : * DENDAM * 

Apa yang kaurisaukan Apa yang kaufikirkan Apa yang kaurenungkan Apa yang kaudendamkan Bukankah cinta manusia umpama hal cerita Ada yang cinta setia ada yang membabi-buta Apa yang kaurisaukan Apa yang kaufikirkan Apa yang kaurenungkan Apa yang kaudendamkan, yea…h Hari lalumu yang luka Bukan alasan untuk membalas Dendam cintamu kawan Dendam hatimu kawan Masa indahmu yang sirna Bukan alasan untuk membalas Dendam cintamu kawan Dendam hidupmu kawan Kau lupa Tuhanmu
Kau lupa Tuhanmu Dia tempat bernaung diri Dia tempat bernaung diri …….

58. Judul : * BUTA * 

Terangnya dunia tak dapat dipandanginya Indahnya dunia tak dapat dinikmatinya Terang bagi orang gelap bagi dia Indah bagi orang suram bagi dia Tanpa penglihatan dilalui hidup ini Tongkat yang di tangan menjadi teman abadi Begitu derita nasib orang buta Hidup di dunia di dalam gulita Suara, cuma dengan suara Dia mengenal orang sekelilingnya Meraba, cuma meraba-raba Dia menyelusuri jalan hidupnya…..

59. Judul : * CINTA   SEGITIGA   * 

Tersebutlah kisah dua anak manusia Mereka begitu saling menyintai dan begitu bahagia Tetapi, sungguh mereka tidak tahu Apa warna cinta di ujung kisah Kabut hitam membayangi mereka Yang mencekam begitu menyeramkan Biduk cinta tak mencapai tujuan
Kandas karam di tengah perjalanan O …, kasihan O …, kasihan Orang yang ketiga memecah mereka Membakar rencana sekejam neraka Cinta segitiga membawa derita Akhir pertemuan membawa kematian Begitulah sebuah kisah cinta Satu hati untuk dua saudara Tak seorang pun di antara mereka Bahagia dalam khayalan cinta  O …, kasihan …………

60. Judul  :  * LAIN ORANG  LAIN HATI  * 

Lain lubuk lain airnya, lain pula ikannya Lain orang lain kepala, lain pula hatinya Ada yang berbudi ada pendengki Ada yang peramah ada pemarah Lain lubuk lain airnya, lain pula ikannya Lain orang lain kepala, lain pula hatinya Tanya dirimu, termasuk orang yang manakah Supaya tahu siapakah Anda sebenarnya Bila ternyata Anda termasuk yang celaka Perbaikilah kelakuan Anda secepatnya Kalau sudah ada kemudi mudah mengarahkannya Kalau sudah mengenal diri mudah ‘tuk merubahnya Kalau kau pendusta maka jujurlah Kalau kau pendosa maka sadarlah Lain lubuk lain airnya, lain pula ikannya Lain orang lain kepala, lain pula hatinya

61. Judul : * LIMA  * 

Para hadirin, di dalam kesempatan ini  Izinkanlah saya menyampaikan Qa-la rasululla-hi shallalla-hu ‘alaihi wasallam Ightanim khamsan qabla khamsin Syaba-baka qabla haromika Waghina-ka qabla faqrika Wasyughlaka qabla fara-ghika Washihhataka qabla suqmika Wahaya-taka qabla mautik Yang artinya Pesan Nabi kepada semua umatnya Jaga lima sebelum datangnya lima Pertama jaga muda sebelum tuamu Kedua jaga kaya sebelum miskinmu Ketiga jaga sempat sebelum sempitmu Jaga sehat sebelum sakitmu
Jaga hidup sebelum matimu Selagi kau sehat bekerja yang giat Usia yang muda jangan kausia-sia Selagi kau kaya jangan foya-foya  Gunakanlah harta di dalam bertaqwa Agar dirimu tidak merugi Dalam hidup yang singkat ini Agar kau tidak menyesal nanti Di saat menghadap Ilahi Dari itu marilah kawan semua Jaga lima sebelum datangnya lima Pertama jaga muda sebelum tuamu Kedua jaga kaya sebelum miskinmu Ketiga jaga sempat sebelum sempitmu Jaga sehat sebelum sakitmu Jaga hidup sebelum matimu…….

62. Judul: * SIAPA   YANG PUNYA * 

Pria:  Yang manis siapa yang punya  Wanita: Yang punya yang bertanya Yang tampan siapa yang punya Pria: Yang punya yang bertanya Duet: Kamu milikku aku milikmu Kamu kasihku aku kasihmu Pria: Semoga tak pernah berpisah Wanita: Berdua selamanya Duet: Semoga tak pernah berpisah
Berdua selamanya * Pria: Betapa bahagianya hati Bila selalu sehati Wanita: Sudah pasti kita selalu sehati Sampai di akhir nanti Pria: Betapa aku ‘kan menderita Bila kau tak setia Wanita: Ku tak yakin dan juga tidak mungkin Aku dengan yang lain Wanita: Yang tampan siapa yang punya Pria:Yang punya yang bertanya Yang manis siapa yang punya Wanita: Yang punya yang bertanya Duet: Kamu milikku aku milikmu Kamu kasihku aku kasihmu Wanita: Semoga tak pernah berpisah Pria Berdua selamanya Duet: Semoga tak pernah berpisah Berdua selamanya……….

63. Judul : * TAK BISA  TIDUR * 

Pria: Malam ini ku tak dapat tidur Wajahmu menggoda selalu Aku ingin memandang wajahmu
Agar reda rasa rinduku Wanita: Aku pun begitu tak lelap tidurku Sebelum memandang wajahmu Duet: Malam ini ku tak dapat tidur Wajahmu menggoda selalu Aku ingin memandang wajahmu
Agar reda rasa rinduku Wahai sayang, tampakkan wajahmu Jangan kaugoda diriku Wahai sayang, jangan kau malu Tiada orang lain tahu Wanita: Aku malu pada sang rembulan Ku takut dia mengadu …… 

 

64. Judul : * BERDENDANG * 

Wanita: Dang, mari berdendang, kita berdendang  (Gembira ria, gembira ria) Dang, mari berdendang, kita berdendang (Gembira ria, gembira ria Lenyapkan resah-gelisah, lapangkan hati yang duka Duet: Lenyapkan resah-gelisah, lapangkan hati yang duka Wanita: Dang, mari berdendang, kita berdendang (Gembira ria, gembira ria) Dang, mari berdendang, kita berdendang (Gembira ria, gembira ria) Lenyapkan resah-gelisah, lapangkan hati yang duka Duet: Lenyapkan resah-gelisah, lapangkan hati yang duka Wanita: Bersedih (bersedih) Bersedih janganlah kita bersedih Gembira (gembira)Gembira selalu sepanjang masa Bersedih (bersedih)
Bersedih janganlah kita bersedih Gembira (gembira  Gembira selalu sepanjang masa Duet:
La-la-la-la-la-la-la, la-la-la-la-la-la-la ………  

65. Judul : * DARAH MUDA  * 

Darah muda darahnya para remaja Yang selalu merasa gagah, tak pernah mau mengalah Masa muda masa yang berapi-api Yang maunya menang sendiri, walau salah tak perduli Darah muda Biasanya para remaja berpikirnya sekali saja Tanpa menghiraukan akibatnya Wahai kawan para remaja, waspadalah dalam melangkah Agar tidak menyesal akhirnya ……….

66. Judul : * KERINDUAN * 

Betapa hati rindu pada dirimu, duhai kekasihku  Segeralah kembali pada diriku, duhai kekasihku Pria: Aku juga rindu lincah manja sikapmu Aku sudah rindu kasih sayang darimu Duet: Semoga kita dapat bertemu lagi seperti dahulu Supaya kita dapat bercinta lagi seperti dahulu Wanita: Gelisah, hati gelisah, sejak kepergianmu Tak sabar, hati tak sabar, menanti kedatanganmu  Pria: Tenangkanlah hatimu, jangan gelisah Aku tahu kau menanti  Sabarkanlah hatimu, sabarlah sayang Aku segera kembali…….

67. Judul : * DERITA *

Cukup lama cinta kita bina, cukup lama Cukup sudah perjuangan kita, cukup sudah Untuk membina mahligai indah Rumah tangga yang bahagia Tetapi kini apa yang terjadi Kau bersanding dengan orang lain Tak kusangka engkau tak setia, tak kusangka Tak kuduga begini akhirnya, tak kuduga Kauciptakan pesta meriah di sela tangisku Kaudirikan bangunan cinta di atas lukaku Kaucampakkan diriku ini ke lembah derita  Kauhancurkan seluruh hidupku, kauhancurkan Kaulenyapkan harapan hidupku, kaulenyapkan Kuharapkan doamu untukku  Agar hatiku tabah selalu Menjalani deritaku ini Sampai akhir hayatku nanti Kuterima kepahitan ini, kuterima Kan kubawa luka hati ini, kan kubawa……….

68. Judul : * DO MI SOL * 

Duet: Do mi sol, mari menyanyi Do mi sol, mari menyanyi Mari nyanyi bersama menyanyi tentang cinta Mari nyanyi bersama menyanyi tentang cinta Pria: Ku cinta padamu Wanita: Ku cinta padamu Pria ‘Ku sayang padamu Wanita: Ku sayang padamu selalu …….. Duet: Mencurahkan isi hati melalui lagu Bercinta sambil bernyanyi duhai lebih syahdu Mencurahkan isi hati melalui lagu Bercinta sambil bernyanyi duhai lebih syahdu ……..

69. Judul : * GITAR  TUA  * 

Hanya gitar tua ini yang aku berikan Sebagai kenang-kenangan untukmu sayang Kauanggaplah benda ini pengganti diriku Sebagai ganti diriku ‘Pabila kau rindu padaku, petiklah dan menyanyilah Semoga akan terobati rasa rindumu padaku Walaupun sudah berpisah hati kita bersatu Memang gitar tua ini menjadi kenangan Juga gitar tua ini yang menjadi saksi Saksi cintamu padaku, cintaku padamu Yang tak akan pernah layu ……

70. Judul : * JANJI * 

Surga yang engkau janjikan Neraka yang kauberikan Manis yang aku harapkan Pahit yang aku rasakan Tingginya janjimu padaku Mengalahkan langit yang biru Manisnya janjimu padaku Mengalahkan manisnya madu Surga yang engkau janjikan Neraka yang kauberikan Manis yang aku harapkan Pahit yang aku rasakan Dulu kau berlutut di kakiku Untuk mengharap cintaku Hingga terbuka pintu hatiku ‘Tuk menerima cintamu Tapi setelah aku jatuh cinta padamu Engkau begitu mudah melupakan diriku………

71. Judul : * KIAMAT * 

Gunung-gunung yang kukuh terpancang Hari itu akan diterbangkan Gedung-gedung yang tinggi menjulang Hari itu akan ditumbangkan Hari itu hari kiamat, hari yang menghancurkan jagat Hari itu hari kiamat, hari yang menghancurkan umat Lautan yang selalu bergelombang Hari itu akan ditumpahkan Langit yang penuh dengan bintang hari itu akan dihempaskan Hari itu hari kiamat, hari yang menghancurkan jagat  Hari itu hari kiamat, hari yang menghancurkan umat Hari itu tiada lagi perlindungan Hari itu tiada lagi pertolongan Semua orang ketakutan Jeritan tangis memilukan rasa kengerian mencekam Maut menyelubungi alam Hari itu tak berguna lagi harta Hari itu tak berharga lagi nyawa Semua makhluk dimusnahkan Seluruh alam dihancurkan Darah ‘kan menjadi lautan Kepingan bangkai berserakan Terangnya cahaya matahari Hari itu akan dipadamkan Semuanya isi perut bumi Hari itu akan dimuntahkan Hari itu hari kiamat, hari yang menghancurkan jagat Hari itu hari kiamat, hari yang menghancurkan umat…….

72. Judul : * SANTAI * 

Syaraf tegang karena berpikir sehari-hari Otot kejang karena bekerja sehari-hari Santai… santai… Yo kita santai agar syaraf tidak tegang Yo kita santai agar otot tidak kejang Yo kita santai agar syaraf tidak tegang Yo kita santai agar otot tidak kejang Satu hari di dalam satu minggu Kita gunakan untuk bersantai Macam-macam persoalan yang ada Coba hari itu dilupakan Santai… santai… Yok kita santai aja  ahhhhhh  ……. 

73. Judul : * BULAN  BINTANG * 

Bulan di manakah kini Jangan kau sembunyi tampakkanlah diri Bintang sepi menyendiri Berselimut sunyi selalu mencari Malam semakin kelam tanpa kau sang rembulan Bintang sedih bermuram tanpa kau sang rembulan Bulan di manakah kini Jangan kau sembunyi tampakkanlah diri Naluriku berkata bulan masih ada Dan menanti bintang dengan penuh damba ‘Ku yakin bulan juga gelisah merana Dan menanggung rindu dalam penantian Bulan, bintang pun merindukanmu 

 

74. Judul : * DERITA   DIATAS   DERITA  * 

Tiada bencana yang menyedihkan Dan tiada luka yang menyakitkan Tetapi kecewa di dalam bercinta Sungguh derita di atas derita Bukan ‘ku bersedih karena bencana Bukan ‘ku menangis karena luka, ooh siksa sanggup kutahankan Asal jangan cinta yang dipermainkan Sekujur tubuh boleh disakiti Asal jangan cintaku yang dikhianati Tak ‘kan kuteteskan butir air mata Kecuali untuk cinta …..

 

75. Judul : * KAWULA MUDA  * 

Hai kawula muda, kau punya gairah Hai kawula muda, kau punya tenaga Gunakanlah masa muda untuk bekerja Sebelum menjadi tua dan tak berdaya Hai kawula muda, kau punya semangat Hai kawula muda, kau punya keringat Kobarkan api juang mencegah maksiat jangan kau selalu jadi sasaran nasihat Kalau masa muda selalu hura-hura Masa depan suram tak akan bahagia Kalau masa muda selalu foya-foya Masa depan susah tak ‘kan bisa jaya Kawula-kawula, kawula muda Kawula-kawula, kawula muda Kawula-kawula, kawula muda Kawula-kawula, kawula muda sadarlah Hai kawula muda, kau punya tantangan Hai kawula muda, kau punya harapan Dari itu janganlah kau berpangku tangan Singsingkan lengan baju raih kemenangan Hai kawula muda, kau punya potensi
Hai kawula muda, kau punya kreasi Manfaatkanlah sebelum menyesal nanti Masa muda tak ‘kan pernah terulang lagi…..

76. Judul : * PANTUN PINUNTUN  * 

Walau indah fatamorgana Tapi ternyata hanya bayangan Tapi ternyata hanya bayangan Walaupun indah hidup di dunia Walaupun indah hidup di dunia Tapi ternyata, tapi ternyata, tapi ternyata hanya cobaan Tapi ternyata, tapi ternyata, tapi ternyata hanya cobaan Boleh cinta dan boleh sayang Asalkan jangan terlalu dalam Asalkan jangan terlalu dalam Harta dan jiwa boleh melayang Harta dan jiwa boleh melayang Asalkan jangan, asalkan jangan, asalkan jangan iman dan Islam Asalkan jangan, asalkan jangan, asalkan jangan iman dan Islam Orang pasti ‘kan dipercaya Asalkan saja selalu jujur Asalkan saja selalu jujur Hidup yang miskin terasa kaya Hidup yang miskin terasa kaya Asalkan saja, asalkan saja, asalkan saja pandai bersyukur Asalkan saja, asalkan saja, asalkan saja pandai bersyukur ……..

77. Judul :  * PERTEMUAN *

Wanita: Pertemuan yang kuimpikan kini jadi kenyataan Pertemuan yang kudambakan ternyata bukan khayalan Pria: Sakit karena perpisahan kini telah terobati Kebahagiaan yang hilang kini kembali lagi Duet: Pertemuan yang kuimpikan kini jadi kenyataan Pertemuan yang kudambakan ternyata bukan khayalan Wanita: Rindu yang selama ini sudah membeku Pria: Mencair diterpa cinta dalam senandung Wanita: Cinta yang selama ini sudah menggunung Pria: Tercurah sudah penuh dengan kemesraan Wanita Tak ingin lagi berpisah Pria: Cukup sekali berpisah Wanita: Tak ingin lagi merana Pria Cukup sekali merana…..

78. Judul : * TABIR KEPALSUAN * 

Ternyata hatimu buta Buta karena tabir kepalsuan Kucoba untuk tidak putus asa membuka mata hatimu
Kucoba menguakkan tabir penghalang cintamu dan cintaku ‘Ku tahu kau terjerat dan terbenam dalam kepalsuan
Cinta tak dapat lagi membedakan siapa dan yang mana Wahai angin pengembara Terbangkan tirai penghalang di hatinya Agar merasakan getarannya jiwa Wahai burung duta suara Dendangkan lagu untuknya tentang cinta
Agar hirau akan hatiku yang lara Apakah belum juga kau mengerti Atau memang tiada cinta lagi
Telah kupaparkan segalanya padamu, siapa diriku Kini kuserahkan kepadamu untuk menentukan sikapmu
‘Kan kuterima itu walaupun hati pedih dan merana Karena ‘ku tahu tak seorang pun bisa memaksakan cinta 

79. Judul : * STOP * 

Sadarlah, sadarlah, sadarlah, sadar 4x Stop perdebatan, stop pertengkaran
Stop permusuhan, stop pertikaian Mari kita saling asih mari kita saling asuh 2x
Hargai pendapat orang bila terdapat beda pandangan Sejauh tidak ada yang dirugikan Stop perdebatan, stop pertengkaran Stop permusuhan, stop pertikaian Aduhai sayang waktu yang berharga Habis terbuang dibakar angkara Tujukan pandang arah masa depan Masih banyak yang harus dikerjakan Agama, bangsa, dan negara menagih bagimu kawan Mari kita berlomba ‘tuk berbuat kebajikan Keimanan dan kesadaran jadikanlah sebagai landasan Stop perdebatan, stop pertengkaran Stop permusuhan, stop pertikaian Jangan kita saling benci jangan kita saling dengki 2 x Gauli setiap insan sebagai kau ingin diperlukan Tebarkan budaya dan kasih sayang Stop perdebatan, stop pertengkaran Stop permusuhan, stop pertikaian Stop 

80. Judul : * DAWAI ASMARA *

Wanita:Dawai asmara bergetar syahdu Pria: Mengalunkan senandung rindu Wanita:Belaian mesra membuai jiwa
Pria:Tak terlukiskan bahagia Wanita: Hanyut dalam gelora cinta Pria: Hanyut di dalam suka cita
Wanita: Tenggelam dalam madu cinta Pria: Tenggelam di dalam bahagia Duet:Dawai asmara bergetar syahdu
Mengalunkan senandung rindu Belaian mesra membuai jiwa Tak terlukiskan bahagia Pria: Syair para pujangga mengabadikan cinta Hati para dewasa pasti tersentuh cinta Wanita:Ada yang lembut dan manja Cinta membuat terlena Ada kala bergelora Bak debur ombak samudera Wanita: Pesona cinta menggapai sukma Pria: Menjanjikan sejuta indah Wanita: Terbit selera tergugah jiwa Pria: ‘Tuk menyemaikan benih cinta Wanita:
Semoga putik ‘kan berbunga Pria: Semoga panggil ‘kan berjawab Wanita: ‘Ku ingin hidup dengan cinta
Pria: ‘Ku ingin selalu bersamanya Duet: Pesona cinta menggapai sukma
Menjanjikan sejuta indah Terbit selera tergugah jiwa ‘Tuk menyemaikan benih cinta 

81. Judul : * BAHTERA CINTA *

Beredar sang bumi mengitari matahari Wanita: Merangkaikan waktu tahun-tahun berlalu Duet: Namun cintaku tak ‘kan pernah berubah Masa demi masa Kita berdua tak ‘kan pernah berpisah Baur dalam cinta Pria: Berlayar bahtera mengharungi samudera Wanita: Mencapai tujuan nun di pantai harapan Pria:Badai dan gelombang yang datang merintang Tak ‘kan merubah haluan cita-cita Wanita:Padamu nakhoda kutambatkan cinta Bawalah daku ke pulau bahagia 

82. Judul :* MATAHARIKU *

Bangkitlah hai satriaku sembuhlah sayang Deritamu deritaku sembuhlah sayang Bersinarlah matahariku Terangi kembali hidupku Bangkitlah hai satriaku sembuhlah sayang Deritamu deritaku sembuhlah sayang Bunga sekarang merana dan layu Karena kumbang tak lagi merayu Sang permaisuri dirundung nestapa Karena sang raja di dalam musibah Tanpa kamu alam seakan berduka Terlukis di hati yang lara ‘Ku merindukan hari berbahagia Yang penuh canda tawa ria Dendangkanlah lagi lagu asmara 

83. Judul : * PERSAINGAN * 

Perkembangan jumlah manusia Semakin memadati dunia Maka tanah dan papan dan bidang pekerjaan
Kini merupakan tantangan Macam-macam profesi muncul di sana-sini Akhirnya timbul persaingan
Persaingan di segala bidang Semakin maju semakin tajam Di dalam perdagangan jug antarseniman
Bahkan sampai soal jabatan Istilahnya jor-joran ataupun perang iklan Kalau perlu sikut-sikutan
Ya-ya-ya…Di alam pembangunan bekerjalah Ilmu pengetahuan tingkatkanlah Siapa berpangku tangan bermalasan
Pasti akan tergilas roda zaman Apa pun pekerjaan syukuri dan juga ditekuni Karena banyak orang siap mengganti Di zaman macam ini jangan punya rasa tinggi hati Segudang orang pandai banyak antri Persaingan di segala bidang Sebaiknya memang harus ada Karena persaingan akan jadi perangsang Untuk mencapai kemajuan Karena persaingan mutu pun ditingkatkan Kalau tidak akan tenggelam Marilah bersaing dan berlomba Meningkatkan ilmu dan prestasi Persaingan yang sehat ‘kan membawa manfaat Cara keji jangan lakukan Saling tegur dan bina bukan saling menindih Dan bukan saling menjatuhkan Ya-ya-ya… 

84. Judul : * HARI BERBANGKIT * 

Hari berbangkit, hari yang pasti ‘kan datang, kawan Di hari itu semua amal diperlihatkan Hari berbangkit, hari yang teramat mendebarkan Di hari itu pahala dan dosa diperlihatkan Celaka, celaka, bagi siapa yang suka mengingkarinya Celaka, celaka, bagi siapa yang suka berbuat dosa Di hari itu hiruk-pikuk memecah telinga Semua manusia gundah-resah dengan urusannya Di hari itu sang ibu lari dari anaknya Tak seorang pun yang dapat menolong sesamanya Celaka, celaka, bagi siapa yang suka mengingkarinya Celaka, celaka, bagi siapa yang suka berbuat dosa Cukup sudah Tuhan memperingatkan tentang hari peradilan Tak ‘kan luput sedebu perbuatan semua diperhitungkan Mengapakah tidak kaupersiapkan bekal hari yang mencekam Tiap nafas hanya kaupergunakan cuma untuk keduniaan Selagi masih ada kesempatan tobatlah dan beriman
Bila nyawa sudah di kerongkongan, tertolak penyesalan Di hari itu harap dan cemas melanda jua
Menanti saat diputuskan keadilan Tuhan Di hari itu banyak wajah yang tertunduk hina
Kecut dan getar karena diri berlumuran dosa Celaka, celaka, bagi siapa yang suka mengingkarinya
Celaka, celaka, bagi siapa yang suka berbuat dosa 

85. Judul : * MALAM TERAKHIR * 

Wanita:Malam ini malam terakhir bagi kita Untuk mencurahkan rasa rindu di dada Pria:Esok aku akan pergi lama kembali Kuharapkan agar engkau sabar menanti Esok aku akan pergi lama kembali Kuharapkan agar engkau sabar menanti Wanita: Aku akan sabar menantimu kembali Selamat jalan dan sampai berjumpa lagi 
Duet: Esok kita akan berpisah Tentu hari-hari ‘kan jadi sunyi Esok kita akan berpisah
Tentu hati akan rindu sekali Wanita: Semakin lama kita berpisah Pria: Semakin mesra kita berjumpa
Duet: Malam ini malam terakhir bagi kita Untuk mencurahkan rasa rindu di dada Kita akan berjumpa di saat bahagia Di saat malam pesta perkawinan kita Wanita: Mengapa, mengapa hatiku berdebar-debar Seakan-akan ku ragu Untuk merelakan kepergianmu, kasih Mengapa, mengapa hatiku berkata-kata Seakan-akan berbisik
Bahwa kita tidak akan berjumpa lagi Pria: Kepergianku hanya untuk kembali Kita berpisah untuk berjumpa lagi
Kecuali bila Tuhan menghendaki Tentu saja kita harus rela hati Karena kehendaknya itu yang terjadi
Wanita: Malam ini malam terakhir bagi kita Untuk mencurahkan rasa rindu di dada Pria:
Esok aku akan pergi lama kembali Kuharapkan agar engkau sabar menanti Duet: Esok kita akan berpisah
Tentu hari-hari ‘kan jadi sunyi Esok kita akan berpisah Tentu hati akan rindu sekali
Wanita: Semakin lama kita berpisah Pria: Semakin mesra kita berjumpa Duet: Malam ini malam terakhir bagi kita Untuk mencurahkan rasa rindu di dada Kita akan berjumpa di saat bahagia Di saat malam pesta perkawinan kita 


86. Judul : * MELODI CINTA * 

Melodi, melodi, melodi cinta, melodinya cinta Melodi, melodi, melodi cinta, selamanya indah
Bila si dia berpolah, ku tak pernah marah Bila si dia yang marah, itu hanya manja, sayang
Supaya disayang Melodi, melodi, melodi cinta, melodinya cinta Melodi, melodi, melodi cinta, selamanya indah 
‘Pabila dalam hidup bercinta terdapat tempat duka Itu bunga bahagia Derita dalam lembaran cinta walau sakit terasa Itu garamnya cinta Yang menambah-nambah kasih-sayang Yang menambah-nambah keindahan Yang menambah-nambah kerinduan Yang menambah-nambah kemesraan 

87.Judul : * ORANG ASING * 

Hai orang asing, siapakah siapa namamu Hai orang asing, dari mana dari mana asalmu Sejak pertama berjumpa ‘ku simpati padamu Sejak pandangan pertama jatuh hati padamu Hai orang asing, katakanlah katakan padaku Hai orang asing, siapakah siapa namamu Lenyaplah kesepian sejak kehadiranmu Kini ‘ku tak sunyi lagi Terbitlah sinar terang dalam kehidupanku Kau telah mengisi hati Harapan yang hampir punah kini bersemi lagi Diri hampir putus asa kini gairah lagi 

88. Judul : * RAMBATE * 

Ringan sama dijinjing Berat sama dipikul Begitu harusnya kita bekerja Wanita: Dengan bekerja sama Yang susah jadi mudah Begitu harusnya kita bekerja Duet: Rambate rata hayo, rambate rata hayo Mari kita bersatu kalau memang mau maju Rambate rata hayo, rambate rata hayo Singsingkan lengan baju demi tujuan yang satu Duet: Hidup di dunia tidaklah sendirian Kita pasti membutuhkan teman Untuk saling mengisi, untuk saling memberi Janganlah merasa diri paling utama Di antara sesama manusia Karena tanpa mereka kau bukan apa-apa 

89. Judul : * SAYANG * 

Yang, ini aku, kekasihmu yang dahulu Yang, ini aku, janganlah engkau ragu Yang, tentu kamu masih ingat suaraku Yang, tentu kamu tak lupa kepadaku Yang, sayang Bukankah telah kita rencanakan hari pesta perkawinan Tentunya telah engkau persiapkan ‘tuk menyambut aku datang Hatiku tak sabar lagi ingin segera berjumpa Betapa bahagia nanti saat bersanding berdua Yang, ini aku, kekasihmu yang dahulu Yang, ini aku, janganlah engkau ragu  Yang, tunggu aku ‘kan segera menjelangmu Yang, tunggu aku betapa hati rindu Yang, sayang 

 

 

90. Judul : * ANEH TAPI NYATA * 

Duet: Cinta memang aneh, aneh tapi nyata Wanita: Kadang-kadang menghanguskan air surga
Pria: Kadang-kadang mengundang datang bencana Wanita: Kadang-kadang membangun semangat jiwa
Pria: Kadang-kadang menghancurkan segalanya Duet: Cinta memang aneh, aneh tapi nyata
Wanita: Kalau cinta melambai-lambai Jiwa rasa dibuai-buai Pria: Kalau cinta mengalun-alun
Jiwa rasa diayun-ayun Wanita: Tapi kalau cinta sudah mulai kejam Bak dahsyat deru angin topan
Pria: Juga kalau cinta sudah mulai hilang Bak ganas gelombang samudera 

91. Judul : * BEBAS * 

Bebas aku bebas dari belenggu, bebas sekarang bebas Bebas sudah tuntas beban jiwaku, tuntas sekarang tuntas
Kuhirup kembali udara merdeka tanpa dinding pemisah Bagai burung-burung terbang leluasa tanpa sangkar celaka Bebas aku bebas dari belenggu, bebas sekarang bebas Bebas sudah tuntas beban jiwaku, tuntas sekarang tuntas Wahai lembah ngarai yang permai ‘ku rindu berjumpa Desir angin gemercik air ‘ku rindu suara
Wahai alam yang luas lepas kembali ‘ku datang Menyatu dalam kebebasan menghamba pada Tuhan
Berakhirlah semua beban penderitaan Wahai kasih belahan jiwa ‘ku rindu berjumpa Setelah bertahun lamanya takdir memisah kita Tiada hari seindah kini penuh madu cinta Yang lama terpendam di jiwa betapa tercurah Berakhirlah semua beban penderitaan 


92. Judul : * BUAH DURI NERAKA * 

Setelah kutanam benih anggur yang merah, juga benih delima Tetapi yang tumbuh buah duri neraka
Harus kutelan pahit terasa Menusuk pedih sampai ke hati Oh, pedih Betapa kejam permainan dunia yang penuh tipu daya Ternyata sang cinta tak selamanya indah Derita kulalui hari demi hari Sementara kau berpesta penuh cinta Besarnya pengorbanan tiada kau hargai Bak menepis lalat yang hinggap di pipi 

93. Judul : * CINTA DI BALIK  TERALI BESI * 

Keadilan kausiasati itu demi aku Hukuman rela kaujalani juga demi aku Kebebasan kaubelenggukan itu demi aku Kharismamu engkau korbankan juga demi aku Di balik terali cintamu sejati Betapa haru hatiku sedih
????????? dunia kaujauhi itu demi aku Gembira ria kau tak lagi juga demi aku Beban derita kautahankan itu demi aku Sejuta siksa kaurasakan juga demi aku Terali besi yang tegar perkasa Tak akan mampu memisahkan cinta Aku berjanji selalu setia Menemanimu di dalam derita Kau pasti akan kunanti walau sampai mati 

94. Judul : * SENANDUNG RINDU * 

Wanita: Awan hitam telah berlalu Terbitlah kini cahaya harapan Pria: Kabut duka telah sirna
Nampaklah kini pantai bahagia Duet: Dag kedig kedag dug hatiku dag-dig-dug Bar debur kedebar hatiku tak sabar
Dag kedig kedag dug hatiku dag-dig-dug Bar debur kedebar hatiku tak sabar Lama sudah khayal cinta
Sanding berdua di biduk cinta Pria: Besar gunung tak sebesar harapanku ‘Tuk menyuntingmu bunga pujaanku
Wanita: Luas laut tak seluas nuraniku ‘Tuk menyambutmu, kumbang impianku 

95. Judul: * PEMBAHARUAN *

Di zaman pembaharuan banyak perubahan Tegarkan hatimu, tegarkan sikapmu Terhadap pengaruh asing yang bisa melanda kepribadian kita Dan yang tiada sejalan dengan budaya bangsa Di zaman pembaharuan banyak perubahan Tegarkan hatimu, tegarkan sikapmu Terhadap nilai yang tiada sejalan dengan ruh ketuhanan Dan yang bisa menghancurkan akhlaq dan keimanan Pantas untuk orang lain belum tentu untuk kita
Baik buat orang lain belum tentu buat kita Benar kata orang lain belum tentu kata kita Selaraskanlah dengan Pancasila ???  

96. Judul : * SENI * 

Wahai teman, kita adalah bangsa yang berketuhanan Tentu tak pantas kalau kita bersikap seperti syetan
Kita adalah bangsa yang berkemanusiaan Tentu tak pantas kalau kita bersikap seperti hewan Kaudendangkan kesesatan (kaudendangkan kesesatan ) Kaudewakan nafsu syetan (kaudewakan nafsu syetan) Tiada lagi halal-haram (tiada lagi halal haram) Tiada lagi kesopanan (tiada lagi kesopanan) Kaulupakan agama, kauhancurkan budaya Kautebarkan bencana, kauhapuskan susila Hayo kita kembali ke jalan Tuhan (hayo, hayo) Hayo kita tunjukkan kepribadian (hayo, hayo) Hayo kita tegakkan sendi agama (hayo, hayo)
Hayo kita budaya bangsa (hayo, hayo) Mari bernyanyi dan bergembiralah Tapi tetap dalam kesopanan dan iman
Seni adalah bahasa (seni adalah bahasa) Pemersatu antarbangsa (pemersatu antarbangsa) Seni adalah mulia (seni adalah mulia) Suci murni tiada dosa (suci murni tiada dosa)Tetapi manusia telah menodainya Seni pun diperkosa demi hawa nafsunya Hayo gunakan seni ‘tuk kebaikan (hayo, hayo) Hayo gunakan seni ‘tuk keindahan (hayo, hayo) Hayo gunakan seni untuk agama (hayo, hayo) Hayo gunakan seni untuk negara (hayo, hayo) Mari bernyanyi dan bergembiralah Tapi tetap dalam kesopanan dan iman 


97. Judul : * SUARA GENDANG *

Duet: Dang-dung-da-da-gen-tang Wanita: Suara gendang menggebu-gebu Duet: Tang-ting-ta-ta-ken-tang
Pria: Suara musik merayu-rayu Duet: Dang-dung da-da-gen-tang Wanita: Suara gendang menggebu-gebu
Duet: Na-ni-na-na-ni-na Pria: Mengalunkan lagu merdu Duet: Aduh, aduh, aduh kaki rasanya ingin melangkah
Menari-nari menurut irama Aduh, aduh, aduh hati malu untuk bergembira Tapi tak sadar kepala bergoyang 

98. Judul : * BUTA TULI * 

Tak buta dua mata, namun tiada melihat Tiada tuli telinga, namun tiada mendengar Yang buta, yang buta, yang buta mata hatinya Yang tuli, yang tuli, yang tuli kesombongannya Sehingga tiada melihat tanda kebesaran Tuhan Sehingga tiada mendengar peringatan dari Tuhan, oh Adanya diri ini bukti adanya Tuhan Adanya alam ini bukti adanya Tuhan Yang buta, yang buta, yang buta mata hatinya Yang tuli, yang tuli, yang tuli kesombongannya Sehingga tiada melihat tanda kebesaran Tuhan Sehingga tiada mendengar peringatan dari Tuhan, oh Kebanyakan penghuni neraka Dari bangsa jin dan manusia Karena mereka tak menggunakan Segala indera yang diberikan Punya akal tapi tak berpikir Punya hati tak merasa Punya mata tapi tak melihat
Punya kuping tapi tak mendengar Sebagai manusia yang punya pemikiran Kalau tak …, maka seperti hewan 

99. Judul : * PERBEDAAN * 

Memang sudah diatur dalam hidup ini semua berbeda Ada yang miskin ada yang sedang dan ada juga orang kaya
Agar satu sama lain bisa saling memerlukan Agar roda kehidupan bisa berputar berjalan
Tentu begitu juga dalam hal jabatan ada tingkatnya Ada yang rendah ada menengah dan ada yang tinggi pangkatnya Agar satu sama lain biasa saling memerlukan Agar roda kehidupan bisa berputar berjalan
Miskin atau kaya, tinggi atau rendah Semuanya sama di hadapan Tuhan Tiap perbedaan di antara insan
Justru menunjukkan keadilan Tuhan Kalau semuanya konglomerat pasti tak akan ada pembangunan
Karena kalau semuanya kaya lalu siapa yang mau bekerja Kalau semuanya orang pangkat pasti tak ada pemerintahan Karena kalau semua atasan lalu siapa yang jadi bawahan Kekayaan serta jabatan tidaklah merupakan ukuran Hanya takwa dan keimanan nilai manusia di depan Tuhan 

100. Judul : * DASI Dan GINCU *

Bukan bahu berbintang bukan leher berdasi Yang kudambakan pria yang punya hati Pria: Bukan alis berukir bukan bibir bergincu Yang kudambakan gadis yang punya malu Duet: Cinta karena dasi si-si akan segera basi Cinta karena gincu cu-cu akan segera layu Wanita: Jabatan perlu, tampan pun perlu Bahkan emas permata Tetapi cinta di atas segalanya Pria: Berhias perlu, cantik pun perlu Untuk gairah cinta Akhlak mulia hiasan yang utama
Duet: Tak guna harta benda da-da Kalau jadi neraka Tak guna wajah indah da-da Kalau jadi bencana 

101. Judul : * JUDI * 

Judi, menjanjikan kemenangan Judi, menjanjikan kekayaan Bohong, kalaupun kau menang, itu awal dari kekalahan Bohong, kalaupun kau kaya, itu awal dari kemiskinan Judi, meracuni kehidupan Judi, meracuni keimanan Pasti, karena perjudian orang malas dibuai harapan Pasti, karena perjudian perdukunan ramai menyesatkan Yang beriman bisa menjadi murtad, apalagi yang awam Yang menang bisa menjadi jahat, apalagi yang kalah Yang kaya bisa menjadi melarat, apalagi yang miskin Yang senang bisa menjadi miskin, apalagi yang susah Uang judi najis tiada berkah Uang yang pas-pasan karuan buat makan Itu cara sehat ‘tuk bisa bertahan
Uang yang pas-pasan karuan ditabungkan Itu cara sehat ‘tuk jadi hartawan Apa pun nama dan bentuk judi Semuanya perbuatan keji Jangan lakukan dan jauhi 

102. Judul : * ME-RA DAN YU * 

Wanita: Na-ni-na-na-na Pria: Ra-ri-ra-ra-ra Duet: Dam-dam-dam, da-da-da-da-da-da-da-dam-dam-dam
Da-da-da-da-da-da-da-dam * Wanita: Me-ra dan yu Pria: Jadi merayu Duet:Merayu-rayu Wanita:Tutur katamu menyentuh kalbu Engkau kasihku yang pandai merayu Pria: Di-sa dan yang Wanita: Jadi disayang Duet:Disayang-sayang Pria: Paras jelita bak bulan terang Engkau kasihku yang paling kusayang Wanita: Manisnya gula-gula cinta Dan manisnya asmara Betapa menggoda selera Indahnya bunga-bunga cinta Dan indahnya asmara Betapa menggoda pesona Pria: Syahdunya nada-nada cinta Merasuk jiwa Bersenandung irama mesra Kembali ke * Duet: Dam-dam-dam, da-da-da-da-da-da-da-dam-dam-dam Da-da-da-da-da-da-da-dam 

103. Judul : * RODA KEHIDUPAN * 

Sedih hati sedih, pedih sangat pedih Cobaan tumpang-tindih silih berganti Luka hati luka, dalam sangat dalam
Air mata jangan tertumpahkan Apa pun derita, apa pun sengsara Kucoba tersenyum dan tersenyum lagi
Roda kehidupan dunia berputar Mewarnai nasib manusia Suka dan terkadang duka Dalam kehidupan dunia
Tiada insan yang bebas dari cobaan Baik bagi si miskin ataupun yang kaya Baik bagi jelata atau yang berjaya Lain orang lain ujian Itulah keadilan Tuhan 

104. Judul : * ZULFIKAR * 

Zulfikar, ya-ya-ya-ya-ya Zulfikar, ya… Zulfikar, oi-oi-oi-oi-oi Zulfikar, o…i Zulfikar orang memanggilku
Zulfikar itulah namaku Sebagai penyanyi kutempuh hidup ini Menghibur hati yang sedang sedih
Menghibur hati yang sedih Zulfikar orang memanggilku Zulfikar itulah namaku Zulfikar, Zulfikar, Zulfikar, Zulfikar  Zulfikar orang memanggilku Zulfikar itulah namaku Sebagai penyanyi kutempuh hidup ini ‘Tuk menghibur hati yang sedih  Tugasku membuat orang cemberut jadi tertawa Ha-ha-ha-ha-ha… Dan juga membuat orang merana jadi bahagia Hihu…yTugasku membuat orang pemurung jadi periang Ha-ha-ha-ha-ha Dan juga membuat orang yang tua merasa muda Hihu…y Marilah bergembira lupakan kesedihan Menyanyi bersamaku berdendang dalam lagu 


105. Judul : * DERITAMU DERITAKU * 

Wanita:Ke manakah ‘kan kucari Panjangnya jalan kutelusuri Panjangnya malam aku lalui Ke mana perginya permata hati Kucari-cari dan tiada kutemui Di mana dia berada kini Ke mana dia harus kucari, oh Wahai angin yang lalu Sampaikanlah laguku Ceritakan kepadanya ‘Ku sangat menantikannya Wahai para kelana Katakanlah padanya Jangan biarkan diriku Tersiksa menanggung rindu Pria: Hatimu dan hatiku telah lama terpadu
Hatimu dan hatiku telah lama terpadu ‘Ku mendengar ratapanmu Derita dirimu deritaku Kerinduanmu kerinduanku Yang lama membeban menghimpit kalbu Kini mencairlah rindu yang membeku Duet: Berlalu sudah badai derita Mekarlah sudah bunga asmara, oh 

 

106. Judul : * HATIMU Dan HATIKU * 

Wanita: Kaca matamu memandangiku Kaca mataku memandangimu Pria: Hangat pancaran sinar tatapanmu
Membangkitkan rasa gelora jiwaku Duet: Semakin dalam kau memandangku Semakin cepat debar hatiku, oh
Wanita: Tanpa sepatah kata Tanpa sapa dan tanya Dirimu juga dirimu Tenggelam di alam syahdu
Matamu dan mataku Hatimu dan hatiku Seakan berkata-kata Mengungkapkan rasa cinta Pria: Lidah terasa kelu tak mampu ‘tuk merayu Lidah terasa kelu tak mampu ‘tuk merayu Terbelenggu pesonamu Wanita: Pertama kali ‘ku memandangmu Pertama kali ‘ku mengenalmu Pria: Ternyata cinta juga bisa tumbuh Walau baru pertama kali bertemu Duet: Semakin dalam kau memandangku Semakin cepat debar hatiku, oh Wanita: Satu hari bak sewindu Menanti tiba saat bermadu Pria: Seribu kata tak ‘kan bisa Mengungkap rindu untuk berpadu 

 

107. Judul: * ANI * 

Ani Sungguh aku tahu kau cinta padaku Ani Ani Engkau juga tahu kucinta padamu Tetapi untuk sementara biarlah berpisah ‘Ku pergi karena terpaksa demi cita-cita Ani, Ani Tabahkan hatimu, aku juga rindu Ini semua aku lakukan demi cinta Cintaku kepadamu, Ani, cinta yang suci Nanti bila sudah tercapai cita-cita Baru aku akan kembali padamu, Ani Sabarlah sayang, tunggu ku pulang Sabarlah sayang, tunggu ku pulang………. 

108. Judul: * PENASARAN * 

Kalau belum bisa aku mendapatkan Oh gadis manis yang menjadi rebutan Sungguh mati aku jadi penasaran
Sampai mati pun akan kuperjuangkan Memang dia yang paling manis Di antara gadis yang manis
Aku pun tak merasa heran Kalau dia jadi rebutan Sungguh mati aku jadi penasaran Sampai mati pun akan kuperjuangkan Semua orang gila padanya Semua orang berlomba-lomba Untuk mendapat kasih-sayangnya Bermacam-macam cara pun dilakukan Tidak ubahnya seperti perlombaan …………

109. Judul: * DERITA DI BALIK TAWA * 

Betapa harus ‘ku tersenyum sementara hati menangis Betapa harus ‘ku tertawa sementara hati terluka
Betapa harus ‘ku tersenyum sementara hati menangis Betapa harus ‘ku tertawa sementara hati terluka
Harus kuhadapi kenyataan hidup ini Harus kuatasi kepahitan ini Dan kusadari tiada seorang jua
Yang dapat meringankan beban derita diriku ini Betapa harus aku menyanyi sementara hatiku sedih
Betapa harus aku menghibur sementara hatiku hancur Aku mengerti ini sanksi seorang penyanyi
Apa pun yang terjadi, apa pun yang terjadi Apa pun yang terjadi aku harus menyanyi
Aku mengerti ini sanksi seorang penyanyi Apa pun yang terjadi, apa pun yang terjadi Apa pun yang terjadi aku harus menyanyi Walau hatiku ini penuh terhujam duri tiada yang perduli Walau hatiku ini koyak tercabik-cabik tiada yang perduli Walau hatiku ini sakit meradang perih tiada yang perduli Walau hatiku ini memekik dan menjerit tiada yang perduli …….. 

110. Judul : * MAMA * 

Mama kau puspita belahan jiwa Mama kau jelita hiasan sukma Mama Putihnya hatimu seputih salju
Lestari cintamu Pahitnya derita pedihnya jiwa Kautelan semua demi diriku Kesetiaanmu tiada dua
Dan pengabdianmu memelas rasa Mama Sebagai isteriku kau juga sebagai temanku Bahkan kau pengganti ibuku
Seluruh hidupmu kaubaktikan demi cintamu Dan kaurelakan deritamu Mama, Mama, sungguh hatiku terharu
Mama, Mama, bertambah jua cintaku ……….

111. Judul: * PENGABDIAN * 

Hidup laksana satu jalan Berlembah ngarai dan likuan Penuh onak duri merintang Hidup memang penuh tantangan Tetapi inilah suratan Berlaku bagi tiap insan Hidup adalah pengabdian Pengabdian kepada Tuhan, kepada Tuhan Dalam rumah tangga ada pengabdian sesama keluarga Di dalam negara ada pengabdian sesama warganya Dalam pergaulan ada pengabdian di antara teman Dalam beragama ada pengabdian, hamba pada Tuhan
Sesama manusia ada kewajiban Memberi dan menerima Begitu dengan alam kita berkaitan pasti Saling membutu hkan Di dalam pengabdian ada pengorbanan Itu sanksi kehidupan Agar tak sia-sia semua pengorbanan
Lakukanlah pengabdianmu semata-mata lillah …………

112. Judul : * PUING – PUING * 

Puing-puing kenangan masa lalu Mimpi-mimpi hari indah hanyalah semu Lupakan itu semua yang lalu biar berlalu Biarkan itu semua terkubur bersama waktu Dan anggaplah semua tak pernah terjadi Dan marilah membina hidup baru lagi Puing-puing kenangan masa lalu Mimpi-mimpi hari indah hanyalah semu ….
Wanita: Kemilau salah harta bukan itu harapan Gemilang ketenaran bukan itu tujuan Namun yang kudamba kedamaian Hanya yang kudamba ketenteraman Siapa pun dirimu senantiasa cintaku Siapa pun dirimu senantiasa sayangku Pria: Relung-relung hati yang dulu sunyi Hari-hari kita yang dulu sepi Cinta yang nyaris memudar kini bersemi kembali Bak bunga merekah mekar gairah merasuk hati ‘Kan kutempuh sisa hari dari hidupku Bersamamu dan selalu mendampingiku Relung-relung hati yang dulu sunyi Hari-hari kita yang dulu sepi Duet:Cinta yang nyaris memudar kini bersemi kembali Bak bunga merekah mekar gairah merasuk hati Cinta yang nyaris memudar kini bersemi kembali Bak bunga merekah mekar gairah merasuk hati Cinta yang nyaris memudar kini bersemi kembali Bak bunga merekah mekar gairah merasuk hati ……….

113. Judul : * LARI PAGI * 

He, lari pagi (lari pagi) tua muda semua Lari pagi (lari pagi) dan sangat digemari Lari pagi (lari pagi) memang baik sekali Lari pagi (lari pagi) untuk bina jasmani Satu dua, kiri kanan, senam pagi, menyegarkan Ayo lari, lari pagi, lari pagi, menyehatkan He, lari pagi (lari pagi) tua muda semua Lari pagi (lari pagi) dan sangat digemari Lari pagi (lari pagi) memang baik sekali Lari pagi (lari pagi) untuk bina jasmani Lari pagi memang perlu, tapi jangan lupa subuh Ah-ah-ah-ah sembahyang dulu Jangan demi kesehatan lalu Tuhan kaulupakan Ah-ah-ah-ah keterlaluan Binalah kesehatanmu demi duniamu Utamakanlah shalatmu demi akhiratmu He, lari pagi (lari pagi) jalan menjadi ramai Lari pagi (lari pagi) sedangkan masjid sepi Lari pagi (lari pagi) kalau cara begini Lari pagi (lari pagi) sungguh sangat merugi Dengar itu, adzan subuh, shalat dulu, baru lari Ayo lari, lari lagi, lari pagi, bina tubuh He, lari pagi (lari pagi) tua muda semua Lari pagi (lari pagi) dan sangat digemari Lari pagi (lari pagi) memang baik sekali Lari pagi (lari pagi) untuk bina jasmani Satu dua, kiri kanan, senam pagi, menyegarkan
Ayo lari, lari pagi, lari pagi, menyehatkan ………… 

114. Judul : * ANTARA TEMAN DAN KASIH * 

Kunanti, lama kunanti datangmu wahai kekasih Sungguh lama ku menanti Berhari berbulan tahun berganti
Kecewa, hati kecewa setelah kita berjumpa Sungguh hatiku kecewa Karena kini kau telah berdua
Ternyata ia yang kau cinta Karibku yang paling setia Betapa ‘ku, aku menderita Tak akan ku menyakitinya
Ku ‘kan mencoba untuk melupakanmu Walau ku tahu sungguh aku tak mampu Demi tak merenggut kebahagiaannya Kurelakan segalanya Mengapa harus terjadi cobaan seberat ini Hingga harus ‘ku memilih Antara teman setia dan kasih Biarlah diriku saja merana dan menderita Hanyalah satu kupinta Sayangi serta cintailah dia ………. 


115. Judul : * NOSTALGIA * 

Cerita lama tentang asmara Dua manusia menjalin cinta Awal bahagia berujung duka Terhempas, erdampar bahteranya Hancurlah, sirnalah cita-cita Setelah lama masa berpisah Tiada terduga kini berjumpa Bertemu muka bertatap mata Bergetar, berdebar tali jiwa Terkenang, terbayang nostalgia Sejuta rasa merasuk jiwa Berkecamuk dalam dada Kelu dan kaku serasa lidah Tak mampu untuk berkata Namun sinar mata tiada mungkin berdusta
Seakan-akan membuka semua rahasia …………. 

116. Judul : * ADUHAI * 

Indahnya, indahnya aduhai Wanita: Manisnya, manisnya aduhai Duet: Saat-saat memadu cinta
Saat-saat yang paling indah Kata-kata bak mutiara Kata-kata dalam bercinta
Wanita:Mesranya, mesranya aduhai Pria:Rasanya, rasanya aduhai Duet:La-la… Hm-hm…
Wanita:Menyanyi, bersama menyanyi Mencurahkan rasa cinta dalam hati Pria:Bersemi, semoga bersemi
Tumbuhlah dan mekarlah cinta sejati Wanita:Indahnya, indahnya aduhai Pria: Manisnya, manisnya aduhai
Duet:Saat-saat memadu cinta Saat-saat yang paling indah Kata-kata bak mutiara Kata-kata dalam bercinta
Pria:Mesranya, mesranya aduhai Wanita: Rasanya, rasanya aduhai Duet: La-la… Hm-hm…
Wanita: Sang bunga tersenyum merekah Gembira menyambut tiba musim cinta Semuanya nampak gembira
Seakan turut merasa bahagia Pria:Indahnya, indahnya aduhai Wanita:Manisnya, manisnya aduhai
Duet:Saat-saat memadu cinta Saat-saat yang paling indah Kata-kata bak mutiara Kata-kata dalam bercinta
Wanita: Mesranya, mesranya aduhai Pria: Rasanya, rasanya aduhai Duet:La-la… Hm-hm… (4x) 

117. Judul : * PENGORBANAN * 

Perjuangan tak ‘kan terelakkan Dalam menempuh kehidupan Pengorbanan pasti dibutuhkan Dalam setiap perjuangan
Berjuang demi kebenaran Berjuang demi keadilan Berjuang demi cita-cita Bahkan berjuang demi cinta
Pengorbanan demi pergaulan Sering kali kita temukan Demi teman tak putus berteman Terkadang perlu pengorbanan
Direlakan penderitaan sendiri Demi kebahagiaan seorang teman Dikorbankan kepentingannya pribadi
Demi tak merusak persahabatan Cintanya seorang kekasih bertirai birahi Tapi cinta teman sejati berhiaskan budi
Dengan cinta Maka manusia sanggup menghadapi tantangan Tanpa cinta Maka manusia tidak akan mampu berkorban
Berkorban demi pengabdian Berkorban demi perjuangan Berkorban demi cita-cita Bahkan berkorban demi cinta
Pengorbanan dengan keikhlasan Sungguh suatu kemuliaan Pengorbanan harus diniatkan Dalam mencapai ridla Tuhan ……. 

118. Judul : * BIMBANG * 

Ani, cinta yang pertama, tiada mudah kulupakan Eka, berhati mulia, cintanya aku dambakan
Mereka teman yang setia sama mengharapkan diriku Tak mungkin kalau keduanya karena hati cuma satu
Tiada dapat kubedakan satu di antara dua Kalau harus ‘ku memilih sungguh aku tak kuasa 
Haruskah aku menghancurkan Luhurnya nilai sebuah persahabatan Haruskah aku memisahkan Dua insan yang ikhlas di dalam berteman
Daripada mereka harus terpecah Lebih baik aku mengalah Bimbang, aku jadi bimbang, tiada dapat memutuskan
Goncang, jiwa jadi goncang, lenyaplah kebahagiaan ‘Pabila satu yang kupilih pasti yang lain menderita
‘Pabila tiada yang kupilih pasti mereka tak ‘kan rela Tuhan, pada-Mu oh Tuhan, semua ini kuserahkan
Apa yang harus kutempuh, Engkau Maha Memutuskan ……. 

119. Judul : * GHIBAH *

Mengapa kau suka membukakan aib sesama Ke sana ke mari kau cerita keburukannya Semut yang di seberang lautan jelas kelihatan
Tapi gajah di pelupuk mata tiada kelihatan Oh keterlaluan Janganlah kau sibuk mencari kelemahan orang
Periksa dirimu masih adakah kekurangan Semut yang di seberang lautan jelas kelihatan Tapi gajah di pelupuk mata tiada kelihatan
Oh keterlaluan ‘Pabila kau tahu ruginya menggunjing orang Pasti kau tak mau untuk melakukan itu
Maukah kautanggung dosa dari orang lain Sedangkan pahalamu kauberikan kepadanya Jangan Anda berbuat ghibah
Mengapa kau suka membukakan aib sesama Ke sana ke mari kau cerita keburukannya Semut yang di seberang lautan jelas kelihatan
Tapi gajah di pelupuk mata tiada kelihatan Oh keterlaluan Siapa yang suka membuka aib temannya
Berarti dirinya lebih hina dan tercela Siapa yang suka menggunjingkan sesamanya
Berarti dia suka bahkan bangga saudaranya Jangan Anda berbuat ghibah Janganlah kau sibuk mencari kelemahan orang
Periksa dirimu masih adakah kekurangan Semut yang di seberang lautan jelas kelihatan Tapi gajah di pelupuk mata tiada kelihatan
Oh keterlaluan ……….

120. Judul : * HARAM *

Wanita:Kenapa, e, kenapa minuman itu haram Pria:Karena, e, karena merusakkan pikiran Wanita:
Kenapa, e, kenapa berzina juga haram Pria:Karena, e, karena itu cara binatang Duet: Kenapa semua yang enak-enak itu diharamkan
Kenapa semua yang asyik-asyik itu yang dilarang Ah-ah-ah-ah-ah-ah-a-a-ah Itulah perangkap syetan
Umpannya ialah bermacam-macam kesenangan Wanita: Kenapa, e, kenapa berjudi itu haram
Pria:Karena, e, karena merusak keuangan Wanita: Kenapa, e, kenapa mencuri juga haram
Pria:Karena, e, karena hai merugikan orang Duet:Kenapa semua yang enak-enak itu diharamkan
Kenapa semua yang asyik-asyik itu yang dilarang Ah-ah-ah-ah-ah-ah-a-a-ah Itulah perangkap syetan
Umpannya ialah bermacam-macam kesenangan Duet: Biasanya sudah biasa setiap yang akan menyesatkan
Sepintas lalu menyenangkan Biasanya sudah biasa Setiap yang akan merugikan Sepintas lalu menguntungkan
Begitu caranya syetan menggoda kita Dihiasinya dosa dengan bunga dunia ……… 

121. Judul : * KERUDUNG PUTIH * 

Seraut wajah cantik yang kausembunyikan Di balik kerudung putih *
Di balik kerudung wajahmu tersembunyi Kau cantik alami anugerah Ilahi Tapi bukan karena itu aku cinta padamu
Juga bukan karena itu aku sayang padamu Kauhiasi diri dengan budi pekerti Kauhambakan diri ke hadirat Ilahi
Itulah yang menyebabkan aku cinta padamu Itulah yang menyebabkan aku sayang padamu Di balik kerudung wajahmu tersembunyi
Kau cantik alami anugerah Ilahi Tiada lelaki yang membantah Kecantikan wajahmu, kelembutan sikapmu
Keindahan senyummu Tapi yang menyilaukan mata Sinar keimananmu yang selalu kaupancarkan
Dalam setiap langkah Gadis seperti kamu yang aku dambakan ………

122. Judul : * MENUNGGU * 

Sekian lama aku menunggu untuk kedatanganmu Bukankah engkau telah berjanji kita jumpa di sini
Datanglah, kedatanganmu kutunggu Telah lama, telah lama ku menunggu Derita hidup yang kualami duhai pahit sekali
Pada siapa aku mengadu kalau bukan padamu Datanglah, kedatanganmu kutunggu Telah lama, telah lama ku menunggu
Wanita: Selain dirimu kasih tiada yang lain lagi Tempat menyandarkan diri mencurahkan isi hati
Lama sekali aku menanti kedatanganmu kekasih Betapa hati tidak kan sedih ‘pabila aku sendiri
Sekian lama aku menunggu untuk kedatanganmu Bukankah engkau telah berjanji kita jumpa di sini
Datanglah Pria:Kini ku datang padamu Senyumlah, sambutlah kedatanganku Ku tahu engkau lama menunggu untuk kedatanganku
Memang sengaja ku menggodamu ingin tahu hatimu Senyumlah, sambutlah kedatanganku Curahkan segala isi hatimu ……..

123. Judul : * NAFSU SERAKAH *

Di mana-mana di belahan muka bumi ini Terdengar suara bergelimpangan manusia mati Di mana-mana hampir di seluruh punggung dunia
Banyak manusia jadi mangsa dari sesamanya Itu karena nafsu serakah manusia yang ingin berkuasa
Dengan segala kelicikannya berlakulah halal segala cara Apakah sekarang berlaku lagi hukum rimba
Golongan yang kuat menindas golongan yang lemah Segelintir orang yang haus akan kekuasaan
Membuat dunia penuh dengan penderitaan Hentikanlah penindasan, hentikanlah kedhaliman Kapan kiranya akan tegak keadilan
Di mana-mana…………. 

124. Judul : * YATIM PIATU *

Yatim piatu, malang nasibmu Semoga Tuhan selalu melimpahkan rahmat-Nya padamu (Amin, Allahumma Amin)
Yatim piatu, besarkan hatimu Di dalam mengarungi hidup yang penuh tantangan ini (Amin, Allahumma Amin)
(La-la-la, la-la-la, la-la-la-la-la-la)(La-la-la, la-la-la, la-la-la-la-la-la)Wahai semua kawan, atasmu kewajiban
Menyantuni mereka dan mengasihinya (La-la-la, la-la-la, la-la-la-la-la-la) Sungguh engkau manusia yang tiada beriman
Bila pada mereka tak belas kasihan (La-la-la, la-la-la, la-la-la-la-la-la)(La-la-la, la-la-la, la-la-la-la-la-la)
Wahai para hartawan, coba ulurkan tangan ‘Tuk membantu mereka dalam kehidupan (La-la-la, la-la-la, la-la-la-la-la-la)
Sungguh engkau manusia pendustakan agama Apabila mereka engkau sia-sia ………. 

125.Judul : * BUNGA SURGA *

Cintaku kepadamu tak akan pernah layu Bagaikan bunga surga yang segar selamanya Pria:Cintaku kepadamu ‘kan selalu bergelora
Bagai ombak samudera yang tidak pernah reda Wanita:Semoga yang kita ucapkan Abadi dalam kenyataan
Pria:Nanti pun kita membuktikan Semua yang kita ucapkan Wanita: Cintaku kepadamu tak akan pernah layu
Bagaikan bunga surga yang segar selamanya Wanita: Walau seribu datang mengganggu Cintaku tak akan layu
Walau sejuta datang menggoda Cintaku tak ‘kan tergoyah Pria: Tak akan mampu satu rintangan menghalangi kita
Tak akan mampu satu fitnahan memecahkan kita ………… 

126. Judul : * LA ILAHA ILLALLAH * 

Katakan, Tuhan itu satu Tuhan tempat menyembah dan tempat meminta Katakan, Tuhan itu satu Tuhan tidak beranak dan tak diperanakkan
La ilaha illallah (tiada Tuhan selain Allah) La ilaha illallah (tiada Tuhan selain Allah)
Mengapa kau Tuhankan manusia Mengapa kau menuhankan benda Janganlah kau menduakan dia
Janganlah kau menyekutukannya Alam dan isinya semua ciptaan-Nya Tiada satu pun yang menyerupainya ……… 

127. Judul : * MALAPETAKA *

Tiap malapetaka di dalam dunia Semua itu karena ulah manusia Mengapa banjir melanda membawa bencana
Mengapa topan melanda membawa bencana Tanyakan dirimu Siapa yang mendatangkan banjir yang melanda
Siapa yang menciptakan topan yang melanda Itulah Tuhanmu Bila ada kedhaliman atas suatu bangsa
Murka Tuhan pasti datang sebagai pembalasan Banyak sudah bangsa-bangsa yang dihancurkan Tuhan
Sebaiknya itu semua dijadikan pedoman ……… 

128. Judul : * MENGAPA *

Mengapa ku memujanya, mengapa ku mengenalnya Akhirnya ku jatuh cinta dan dia pun membalasnya
Setelah saling menyinta kukira jadi bahagia Ternyata indahnya cinta berubah jadi derita
Apakah aku bersalah ‘pabila menyintainya Bukankah hak manusia menyinta atau dicinta
Kukagumi pribadinya, menyintai yang tak punya Seumpama seorang raja menyintai sahayanya
Walau dia kucinta ku rela melepasnya Demi nama baiknya ku rela menderita ……… 

129. Judul : * MISTERI CINTA *

Semua indah dan hidup jadi gairah Gelora jiwa yang jatuh cinta Rasa bahagia manis madu puspa cinta
Terpadu dalam sejuta rasa Untuk kebahagiaan cinta ‘kan minta pengorbanan Itu penderitaan nilai sebuah pengabdian
Siksa derita dan seribu bahagia Terpendam dalam misteri cinta Banyak manusia yang dibuai dan dilanda
Tanpa tahu hakikinya cinta Cinta tak terbeli dengan harta juga dengan permata Bahkan tak tunduk pada penguasa
Cinta tak terbendung oleh luka juga oleh bencana Bahkan tertahan oleh senjata (Kalau dijaga-jaga) cinta makin membara (Kalau diancam-ancam) cinta makin dalam
(Kalau dipaksa-paksa) cinta akan meronta (Kalau dicegah-cegah) cinta akan menerjang segala ………. 

 

130. Judul : * BERSATULAH *

Wahai, ketahuilah, sesungguhnya Muslim bersaudara Wahai, berpeganglah pada tali Allahu ta’ala
Hayo (hayo) bersatu-padu Hayo (hayo) dan seirama Hayo (hayo) seiman sejalan Berpedoman pada Qur’an mari galang persatuan
(Berpedoman pada Qur’an mari galang persatuan) Hayo (hayo) bersatu-padu Hayo (hayo) dan seirama
Hayo (hayo) rapatkan barisan Agar semua musuh Islam tak ‘kan punya kesempatan (Agar semua musuh Islam tak ‘kan punya kesempatan)
Janganlah kalian suka berpecah-belah Laksana buih di atas lautan Selalu diombang-ambingkan
Jiwa dan raga juga harta Jiwa dan raga juga harta Kita relakan demi agama Dan demi tegaknya kebenaran
Kita semua tak ‘kan rela Kita semua tak ‘kan rela ‘Pabila ada yang coba-coba Mengganggu dan merusak aqidah
Allah (Allah), hanya pada-Nya Allah (Allah), kita menyembah Allah (Allah), tunduk dan bertaqwa
Bila datang kebenaran pasti hancur kebatilan (Bila datang kebenaran pasti hancur kebatilan) Hayo (hayo) bersatu-padu
Hayo (hayo) dan seirama Hayo (hayo) seiman sejalan Berpedoman pada Qur’an mari galang persatuan
(Berpedoman pada Qur’an mari galang persatuan) …….. 

131. Judul : * PESONA * 

Hm, pesona Baru kini kurasakan sentuhan keindahan Siraman cahaya kasih membias dalam hati
Ku terpesona nuansa indah Ku terpesona nada cinta Hm, pesona, hm, asmara Betapa kehadiranmu mengelus relung kalbu
Kautanam benih harapan lenyaplah kesepian Ku terpesona nuansa indah Ku terpesona nada cinta
Wanita: Tembang asmara mengalun ceria Merasuk sukma membelai jiwa Merekah sudah tunas nan belia
Mendamba cinta seorang satria Pria: Kausajikan untukku hai perawan Anggur cinta manisnya memabukkan
Kutuangkan dalam cawan kenangan ‘Kan kureguk bila memang suratan Wanita: Hm, bahagia Ku ingin impian ini menjadi kenyataan
Semoga harapan ini bukan hanya khayalan Ku terpesona nuansa indah Ku terpesona nada cinta 
Hm, pesona, hm, asmara Baru kini kurasakan sentuhan keindahan Siraman cahaya kasih membias dalam hati
Ku terpesona nuansa indah Ku terpesona nada cinta ………. 

132. Judul : * MUSAFIR *

Aku seorang musafir datang dari masyriq Melawat negeri-negeri sampai ke maghrib A-ha (a-ha) membawa cahya (membawa cahya)
Cahya terang petunjuk dalam kegelapan (Dalam kegelapan) Cahya terang petunjuk dalam kesesatan
(Dalam kesesatan) Ku lihat awan hitam legam pekat kelam Menaungi negerimu sepanjang zaman
A-ha (a-ha) sungguh kasihan (sungguh kasihan) Bebaskanlah negerimu dari kesesatan (Dari kesesatan)
Bebaskanlah negerimu dari kebodohan (Dari kebodohan) Bila berjalan dalam kelam pasti tersesat jalan
Dan kau tidak akan pernah sampai kepada tujuan (Sampai kepada tujuan) Tanpa penyinaran cahaya pasti setiap langkah Akan terperosok dalam jurang-jurang kehinaan
(Jurang-jurang kehinaan) Mari bersama ke dalam cahaya Agar selamat aman sejahtera
Coba lihat pertala alam rapi dalam susunan Bukankah itu semua tanda-tanda penjelasan (Tanda-tanda penjelasan ) Juga matahari dan bulan pada siang dan malam Bukankah itu semua tanda-tanda meyakinkan
(Tanda-tanda meyakinkan) Masih adakah keragu-raguan Setelah datang bukti kebenaran
Aku seorang musafir datang dari masyriq Melawat negeri-negeri sampai ke maghrib A-ha (a-ha) membawa cahya (membawa cahya) Cahya terang petunjuk dalam kegelapan (Dalam kegelapan) Cahya terang petunjuk dalam kesesatan (Dalam kesesatan) Ku lihat awan hitam legam pekat kelam Menaungi negerimu sepanjang zaman ……….

133. Judul : * SURATAN * 

Dengan hati pedih serta tubuh letih Segala derita kubawa berlari Tanpa kumengerti apa salah diri
Mengapa derita selalu menghantui Wanita: Apakah ini semua yang dikatakan suratan Ketetapan dari Tuhan
Yang tak dapat dielakkan ‘Pabila ini semua hanya suatu cobaan Kumohon pada-Mu Tuhan Berikanlah kekuatan
Agar mampu ‘ku menanggung beban Agar jangan ‘ku tersesat jalan Wanita: Dengan hati pedih serta tubuh letih
Segala derita kubawa berlari Pria: Apa pun bentuk musibah yang terjadi di dunia Tidak akan didatangkan
Tanpa suatu alasan Tentang musibah yang datang mungkin hanyalah cobaan Atau mungkin peringatan
Semoga bukan hukuman Namun apa pun juga alasan Bersabarlah dan tingkatkan iman Pria: Tetapkanlah langkah, lapangkanlah dada Mantapkanlah arah di dalam aqidah ……… 

134. Judul : * KEHILANGAN *

Kalau sudah tiada baru terasa Bahwa kehadirannya sungguh berharga Sungguh berat aku rasa kehilangan dia
Sungguh berat aku rasa hidup tanpa dia Kalau sudah tiada baru terasa Bahwa kehadirannya sungguh berharga
‘Ku tahu rumus dunia semua harus berpisah Tetapi kumohon tangguhkan, tangguhkanlah Bukan aku mengingkari apa yang harus terjadi
Tetapi kumohon kuatkan, kuatkanlah ……….

135. Judul : * MIRASANTIKA * 

Dulu aku suka padamu dulu aku memang suka (Ya-ya-ya) Dulu aku gila padamu dulu aku memang gila
(Ya-ya-ya) Sebelum aku tahu kau dapat merusakkan jiwaku Sebelum aku tahu kau dapat menghancurkan hidupku Sekarang tak-tak-tak-tak ‘Ku tak mau tak mau tak-tak-tak-tak-tak ‘Ku tak mau tak mau tak (‘ku tak mau tak) Sekarang tak-tak-tak-tak ‘Ku tak sudi tak sudi tak-tak-tak-tak-tak ‘Ku tak sudi tak sudi tak (‘ku tak sudi tak) Dulu aku suka padamu dulu aku memang suka (Ya-ya-ya) Dulu aku gila padamu dulu aku memang gila
Minuman keras (miras), apa pun namamu Tak akan kureguk lagi Dan tak akan kuminum lagi Walau setetes (setetes) Dan narkotika (tika), apa pun jenismu Tak akan kukenal lagi Dan tak akan kusentuh lagi Walau secuil (secuil)Gara-gara kamu orang bisa menjadi gila Gara-gara kamu orang bisa putus sekolah Gara-gara kamu orang bisa menjadi edan gara-gara kamu orang kehilangan masa depan Mirasantika? (no way…)

136. Judul : * TERSERAH KITA * 

Kebaikan perlu selalu diserukan Karena manusia perlu disadarkan Kemungkaran harus selalu dihindarkan
Pengaruh syetan harus dihancurkan * Sepanjang sejarah manusia Kemungkaran tak pernah sirna
Kerana syetan tak ‘kan binasa Sebelum kiamat dunia Namun jangan pernah kau menyerah Pada pengaruh si durjana   Karena syetan musuh yang nyata Yang berbisik di dalam jiwa Apabila kau mau memeranginya
Syetan pasti kalah Kalau kemungkaran tetap dibiarkan Tunggu saja saat kehancuran Bermacam bencana telah diturunkan Hendaknya ini jadi peringatan ……

137. Judul : * FRIMAN TUHAN * 

Sesungguhnya… Perilaku kehidupan manusia penuh dengan kerugian Kecuali… Orang-orang yang beriman dan selalu mengerjakan kebajikan Menunjukkan jalan kebenaran Bernasihat penuh kesabaran Kukuh teguh dengan keyakinan Agama terpatri dalam iman Tipu daya dunia ini gemerlapan dengan fantasi Walau bukan hukum rimba yang lemah tak berdaya Sementara rumah mewah gedung megah menghias kota Fakir miskin anak yatim tunawisma jadi sampahnya Sementara cerdik pandai cendekiawan pencipta rudal Gelandangan pengangguran luntang-lantung merusak mental Sesungguhnya…Perilaku kehidupan manusia penuh dengan kerugian Kecuali…Orang-orang yang beriman dan selalu mengerjakan kebajikan 
Mana pikiran yang masih sehat Hidup yang rugi tak selama dunia akhirat Mana budaya kita yang asli
Kepribadian yang hakiki jangan dicemari Mana agama dan keyakinan Firman Tuhan janganlah sampai disalahgunakan Orang yang rugi Yang tak pernah melakukan kebajikan Orang yang rugi Yang tak pernah menegakkan kebenaran Orang yang rugi Yang tak pernah meluruskan keadilan
Punya agama punya aturan Para sarjana para ilmuwan Lebih sempurna dengan firman Tuhan Firman Tuhan harus dimuliakan Firman Tuhan jangan dipermainkan Firman Tuhan jadikanlah pedomanFirman Tuhan sumber keselamatan Renungkan, amalkan Pasti kauperoleh kedamaian Sesungguhnya…Perilaku kehidupan manusia penuh dengan kerugian Kecuali… Orang-orang yang beriman dan selalu mengerjakan kebajikan 

138. Judul : * HARTA * 

Sesungguhnya semua harta di dunia Serta semua kekayaan yang berlimpah Bukanlah pedoman kebahagiaan
Dan bukan pula sebagai pembeda Terkadang harta membuat orang lupa Merasa tinggi hati dan berkuasa
Tak disadari harta yang digenggamnya Itu hanya amanat yang kuasa Maka berhati-hatilah dengan harta
Betapa rugi orang yang mendewakan Harta dijadikan pelita hidupnya Tak pernah dipikirkan akan kuasa Tuhan
Dalam sekejap semua dihapuskan Lebih rugi lagi orang yang merasa Harta sebagai pembeda harkat manusia
Si miskin di pandang rendah di matanya Rasa hormat hanya sesama kaya Dari itu hati-hati dengan harta 

139. Judul : * HIDUP YANG FANA * 

Hidup di dunia tiada ‘kan lama Pasti suatu kali kembali ke Ilahi Karena itu manusia jangan sampai terlena
Kehidupan dunia yang hanya sementara Isilah hidup ini dengan iman yang suci Beribadah pada-Nya, berbuat baik sesamanya Hiasilah jiwa ragamu dengan akhlak mulia Latihlah hati dan batinmu dengan keikhlasan nyata 
Bila tiba saatnya ajal menjemput kita Kita ‘kan menerima tak bisa menolaknya Karena itu manusia harus bersiap kita Dengan iman dan amal ‘tuk dijadikan bekal Nanti Allah ‘kan membalasnya dengan bahagia sempurna
Di surga yang penuh pesona kekal abadi di sana Tapi kalau ingkar pada-Nya sangat pedih balasannya
Di neraka penuh derita sesuai dengan dosanya 

140. Judul : * RENUNGKAN * 

Pernahkah sekali saja kaupikir kejadianmu Atau pernahkah kau tahu ke manakah kembalimu Dari setitik yang hina kini kau berjaya Pernahkah sekali lagi kau berpikir tentang diri Yang selalu terbawa nafsu serta tinggi hati
Tak diciptakan jin dan manusia Selain mengabdi pada-Nya Tapi mengapa urusan dunia Yang kausanjung kau puja-puja Perintah Tuhan tak kauhiraukan Ajakan syetan kauturutkan Sadar dan ingatlah akan kematian
Bawa dan bawalah amal kebajikan Renungkanlah hai manusia tugasmu sebagai hamba Jalankan sebagai titah, jauhkan segala dosa Agar jiwamu selalu tenang dan sentosa 

141. Judul : * SAYANGI IBUMU * 

Seandainya engkau serahkan Seluruh harta dunia Belum cukup kau membalasnya Keikhlasan budi jasa
Sampai kapan pun tak mungkin kau membalasnya Murkanya ibumu murka Tuhan Celaka kau tanpa ridlanya
Karena itu bertaubatlah Memohon ampun padanya Janganlah kau mendurhakai ibumu Sembilan bulan ibu tersiksa Mencekam melelahkan, melelahkan Namun semua dipasrahkannya Sejuta pengorbanan mulia Semurni kasih-sayang, kasih-sayang Yang tiada dua di dunia ini Hormati patuhilah, jangan kau menyakitinya Sayangi kasihanilah, dia ibumu 


142. Judul : * TIADA BERDAYA * 

Sudah kehendak takdir kita berdua Berjumpa dan bercita, berpisah pula Ayah-ibumu, sayang, telah memilih
Pada jodoh yang lain, ‘ku tak berdaya ‘Ku tak berdaya Maafkan aku, kasih, bukan aku tak sudi
Menerima cintamu setulus hati Agar engkau bahagia, rela ‘ku melepasmu Turutilah kehendak orang tuamu
Selamat berpisah, sayang, kuiring doa Semoga kau bahagia sepanjang masa Sudah kehendak takdir kita berdua
Berjumpa dan bercita, berpisah pula ‘Ku tak berdaya

143. Judul : * CINTA PUTIH * 

Pandangan sinar matamu memancarkan cahaya Putih dan berkilau menembus rasa berkesan di hatiku
Tanda cinta dan kasih nan suci murni Pengobat rasa pedih luka di hati Membiaslah cahayamu meresap di hatiku
Akan kusemaikan sepenuh jiwa sehingga berbunga Bersemilah cinta di dalam hatiku Semoga cahaya ‘kan tetap memutih Kelabu cinta yang pertama Sirnalah untuk selamanya Berganti sinar kemilau Menerangi relung jiwaku
Harapan cinta yang kedua ‘Kan menghapus rona dan noda Menghalau gelapnya kalbu Citra nan lalu cintaku
Bersemilah cinta di dalam hatiku 

144. Judul : * BANGKITLAH * 

Muliakan jangan kauhinakan Kaummu yang lemah ini Walaupun luka di hatimu Dan dendam membara di jiwa
Tinggalkanlah lembah hitam Yang penuh noda dan dosa Bangkitlah jangan kauhinakan Kaummu yang lemah ini
Jangan kauturuti nafsumu Syetan pun memburu dirimu Kaucari di dunia ini Emas berlian dan harta
Melupakan segalanya Mengundang nafsu celaka Kau dendam karena cinta Membalas membabi buta Kepada semua pria Yang juga sama gilanya 

145. Judul : * BARA CINTA * 

Kunyalakan api di tungku hatiku Semakin lama makin membara Begitu kiranya cintaku padanya Semakin lama makin bertambah Tapi kini dia pergi Apa salahku apa dosaku hingga ‘ku ditinggal pergi Apakah ini takdir Ilahi yang harus kubawa mati Sukar dicari cinta sejati di dalam kehidupan ini Selama hidupku baru kali ini ‘Ku mengalami bermain cinta Kukira bahagia yang aku temui Tapi ternyata aku kecewa Merana karena cinta 

146. Judul : * BISNIS * 

Dengarlah kawan-kawan aku punya cerita Kisah hidup manusia yang mencapai dewasa Dari hari ke minggu hingga datangnya bulan Hampir semua manusia mempunyai acara Ada yang rutin kerja ada yang rileks saja Ada yang perginya setiap hari Kalau ditanya dia bilang bisnis Ada yang perginya sekali-kali Kalau ditanya lalu bilang bisnisTapi ternyata kepergian itu Tiada tentu arah dan tujuan Dia hanya menggunakan bisnisnya Tiada serasi dengan ucapan Darilah itu wahai manusia Mengucap kata Anda harus hati-hati Walaupun itu hanyalah “bisnis”
Tapi kata itu mengandung banyak arti Itulah kawan-kawan aku punya cerita Kisah hidup manusia yang mencapai dewasa Dari hari ke minggu hingga datangnya bulan Hampir semua manusia mempunyai acara Ada yang rutin kerja ada yang rileks saja 

 

147. Judul : * PERTEMUAN * 

Betapa hati tak bahagia Bila kekasih yang lama kurindukan kini dia datang Dia datang seperti dahulu
Setelah lama meninggalkan diriku sepi sendiri Alangkah bahagia pertemuanku kali ini Setelah berpisah sekian lamanya Semoga selamanya dia berada di sisiku Tiada pergi lagi tiada sunyi lagi Sampai akhir nanti selalu berdua 

148. Judul : * KEMARAU * 

Setahun sudah tak turun hujan Bumi kering menangis retak Tiada daun walau sepucuk Tiada air walau setetes
Bagaikan musafir yang haus Di tengah gurun sahara Panas terik sang matahari Bagai akan membakar bumi
Begitulah bumi yang kering Menanti hujan menyirami Insan dan hewan turut bersedih Pohon layu kering dan mati Kering dilanda musim kemarau Yang seakan tak mau berhenti Oh Tuhan berikan rahmat-Mu Agar kemarau berlalu 

149. Judul : * CEMBURU BUTA * 

Jangan-jangan cemburu buta jangan-jangan cemburu Jangan-jangan cemburu buta jangan-jangan cemburu
Tanpa alasan dan bukti nyata Bisa saja kau salah menduga Jangan-jangan cemburu buta jangan-jangan cemburu
Jangan-jangan cemburu buta jangan-jangan cemburu Pemuda yang kaucurigai Tak patut engkau cemburui
Rupanya engkau belum tahu Siapa yang selalu bersamaku Dia adalah adik kandungku Yang lama tak pernah bertemu

150. Judul : * KERUNTUHAN CINTA * 

Kasih ‘ku teringat selalu Betapa manisnya senyummu Takdir kasih mesra memanja Padaku kaupasrahkan cinta
Engkau rela hidup bersama Walaupun di dalam derita Alangkah beruntung diriku Mendapat balasan cintamu
Namun apa yang hendak dikata Malang tiada dapat dihindari Kasih tercinta telah kembali Memenuhi panggilan Ilahi Tinggallah puing-puing kenangan Runtuhan dari cinta yang indah Berserak menimbun hati ini Menambah rasa nyeri yang pedih Engkaulah bintang yang tak lelah terang Cahayamu tiada lagi Sirnalah segalah harapanku Bak biduk dihempas badai lalu Karamnya cinta dalam hati Bukan karena patah berkasih Namun takdir tak menghendaki Hidup bertiarakan kasih Tinggallah puing-puing kenangan Runtuhan dari cinta yang indah

151. Judul : * SURGA DI TELAPAK KAKI IBU * 

Cobalah Anda renungkan Betapa jasa seorang ibu Semenjak dia mengandung Sehingga dewasalah sang putra
Cobalah coba renungkan supaya Anda sadari Padanya oh kepadanya Semoga Anda berbakti Ibumu mempertaruhkan nyawa Mengorbankan harta demi anak tercinta Sungguh Anda anak yang durhaka Bila kepadanya tak membalas jasa Tak membalas jasa 

152. Judul : * BUNGA – BUNGA GANJA * 

Sejuta bintang menari-nari di mata Selaksa angan ingin menjangkau nirwana Sukma kembara tak tentu arah ke mana Hidup yang hampa tanpa tujuan nyata Jiwa terlena (terbuai, terbuai) arus narkotika Tunas belia (terkulai, terkulai) layu tak berguna Punah semua harapan bunda persada Bunga-bunga ganja (hai bunga ganja) Awal dari bencana Jangan biarkan tumbuh merajalela Bunga-bunga ganja (hai bunga ganja) Sumber malapetaka Menutup citra tunas harapan bangsa Hancurkan, hancurkan seluruh jenis narkotika Musnahkan, musnahkan sebelum kasip semua 

153. Judul : * KERANDA CINTA * 

Kelamnya malam lukisan cintaku Penuh cerita yang kelabu Walaupun telah lama hanyut ditelan masa
Tapi terkadang menyiksaku Selalu kucoba untuk melupakan Percikan bayangan kenangan Tetapi selalu saja dia datang menggoda Dengan senyum sejuta siksa Mengapa tak juga derita selimut cinta Melepas belenggu jiwa
Apakah karena cinta yang dulu kurasa Sangat tulus bersahaja Sehingga tiada kata hati bersahaja
Bahwa dia akan khianat cinta Bahwa dia akan khianat cinta Tinggallah kini hidupku sendiri
Antara ada dan tiada Jasad bagai keranda naungan nafas cinta Abadi terpendam di jiwa 

154. Judul : * KESESATAN *

Ingatlah hai para remaja Janganlah kau asyik terlena Sadarlah dirimu dari segala dosa Yang akan menyesatkan jiwa Itu semua perilaku syetan Yang selalu akan merugikan Tuhan telah berfirman tempatnya sang syetan
Di dalam neraka jahanam Adakah dalam hatimu takut pada Tuhan Ataukah hatimu penuh dengan syetan
Sekilas memang menyenangkan Alam ini bagaikan surga Sepintas memang mengasyikkan Dunia ini bagai impian Itu semua bujuk rayu syetan Seperti minuman, juga perempuan Supaya manusia berdosa Begitulah syetan menggoda Kepada semua manusia Maka waspadalah sesungguhnya syetan Musuh manusia yang nyata

155. Judul : * KIRANYA LANGIT BERDUKA * 

Sudah kautanamkan mawar di hatiku Tetapi mengapa kautancapkan durinya juga Sudah kaunyatakan setia padaku Mengapa kauingkari juga Membuat hatiku kecewa Ke mana kubawa sepi jiwa ini Ke mana kubawa hati sedih karena cinta Musnahlah harapan ‘tuk menggapai cita Hujan turun tercurah sudah Kiranya langit pun berduka Memang cintamu bagai embun pagi Sirna apabila disinar mentari Basah pipiku berlinang selalu
Sungguh kau tega putuskan cinta Hujan pun turun tercurah sudah Kiranya langit pun turut berduka 

156. Judul : * PERAMAL TUA * 

Mengapa harus aku terima Secarik surat lembaran fitnah Tak pernah engkau coba mengerti Di dalam kehidupan ini Kaulontarkan kata nista terhadap diriku Kauputuskan jalinan kasih tanpa kenyataan Kau percaya tutur peramal tua Bercerita tentang bola asmara Kau terpesona dalam rayuan Terkurung dalam lingkaran syetan
Janji-janji selalu berjanji Tapi tak pernah kautepati Seharusnya engkau sadari Engakaulah si pembual cinta 
Kauturuti jalur hitam di dalam hatimu Kausingkirkan kata Ilahi dari dirimu

157. Judul : * TUJUH PURNAMA * 

Genaplah tujuh purnama diriku engkau tinggalkan Sendiri sekeping hati di dalam kehampaan Mana janji dan sumpahmu yang kautulis di kalbumu Di saat benih yang engkau taburkan di tanah yang rawan Yang masih rawan Genaplah tujuh purnama diriku engkau tinggalkan Bagai ditusuk jarum sejuta rasa sakitnya hati Saat kuterima surat undangan hari perkawinanmu Gelap dunia, gelap kurasa Memang kau tega tiada iba Sungguh hatimu sekeras batu Dengarlah musafir cinta, hidupku dalam gulita
Benih di rahimku ini, dosaku dosamu jua Kasih dan cinta kaubawa, tiada lagi yang tersisa
Kau memang lelaki tak berbelas kasih Manakah janjimu, mana sumpahmu Genaplah tujuh purnama diriku engkau tinggalkan 

158. Judul : * BUATMU AFGHANISTAN * 

Mengalir darah yang suci membasahi bumi Berserak korban manusia, insan tak berdosa Yang membela nasib bangsanya dan mengagungkan Tuhannya Terpuji perjuanganmu, syahidlah matimu Teruskan perjuanganmu, wahai saudaraku Janganlah kau gentar hati, Tuhan bersamamu Aku ‘kan turut berdoa demi cita-cita yang mulia Tanamkan dalam hatimu percaya selalu Akan pertolongan Tuhan yang pasti ‘kan datang  Dengan iman di dalam dada berjuang dan berjuanglah Mereka yang kauperangi musuhmu yang nyata 

159. Judul : * KABAR DAN DOSA * 

Kabar-kabar tentang adzab yang mengerikan Orang-orang yang menutup mata hati dan inderanya
Berpaling dari seruan kebenaran ajaran Tuhan Kehancuran, malapetaka baginya Kabar-kabar tentang nikmat kemuliaan Orang-orang yang menaklukkan nafsunya dengan taqwa Melaksanakan seruan kebenaran ajaran Tuhan Kedamaian, kebahagiaan baginya Mengejar keuntungan, menjual kehormatan Mengejar ketenaran, menjerumuskan teman Berdusta itu dosa, menghina juga dosa Menipu itu dosa, mengganggu juga dosa Berjudi itu dosa, mencuri juga dosa Memfitnah itu dosa Berzina juga dosa, dosa, dosa Kabar duka dan gembira Sering sudah disampaikan Cobalah menganalisa Memetik suri tauladan Sudahkah Anda yakin percaya Surga dan neraka itu ada Syetan durjana musuh yang nyata Iman yang lemah jadi mangsanya Kekuasaan sewenang-wenang
Pasti datang kebinasaan Kemunafikan, kedurhakaan Pasti datang kutukan Tuhan Kabar-kabar tentang kejayaan yang tumbang Sedu-sedan penyesalan mohon ampun sia-sia Adzab yang pedih berlaku karena ingkar pada Tuhan
Utamakan kesadaran agama Segala keonaran segera diamankan Betapa kerusakan korban bergelimpangan
Berdusta itu dosa, menghina juga dosa Menipu itu dosa, mengganggu juga dosa Berjudi itu dosa, mencuri juga dosa Memfitnah itu dosa Berzina juga dosa, dosa, dosa Dosa… 

 

160. Judul : * KEMBALI KEJALAN ALLAH * 

Kembalilah, hai kawan, ke jalan Allah Sadarlah-sadarlah, kau ‘kan menghadap Allah Hanya amalmu saja yang ‘kan menolongmu Untuk bekal nanti di akhir hayatmu Bila kau tak mencari, Tuhan tak ‘kan memberi Segala apa yang kaukehendaki, dunia dan akhiratnya Dunia hanya sementara, jangan engkau sampai lupa Jikalau engkau bersujud memohon ampunan Allah Maha Pengampun dosa-dosa hamba-Nya Mahabesar Allah Yang Mahakuasa  


161. Judul : * PENGUMPAT * 

Celakalah manusia pengumpat lagi pencela Berlumuran harta benda dan selalu menghitungnya
Tiada pernah mendermakan amal kebajikan Rizki yang ia dapatkan hanya untuk kesenangan Begitulah manusia yang cinta kepada harta Agama didustakannya karena tamak dan loba Bersenang-senang lupa daratan tak perduli lagi haram Sampai melupakan Tuhan, mengikuti langkah syetan Wahai para hartawan, hartamu hanya titipan
Amanat dari Tuhan yang harus kausampaikan Tolonglah pada mereka yang tiada tentu rizkinya
Si miskin, yatim-piatu, santunilah mereka Tidakkah engkau merasa laparnya orang tak makan
Sungguh kau tiada beriman bila tiada belas kasihan Tuhan pun pasti menanyakan harta yang engkau dapatkan
Di manakah kauhabiskan, di jalan Tuhan atau syetan

162. Judul : * PIKIR -PIKIR * 

Pikir-pikir dulu dan pikir sekali lagi Karena sang waktu tak pernah diam menunggu Bila salah langkah kau juga yang akan susah Bila salah pilih kau pasti akan tersisih Pikir-pikir dulu dan pikir sekali lagi Waktu yang berlalu tak pernah datang kembali Jangan kausiakan segala karunia Tuhan Kita dilebihkan dengan akal dan pikiran Jangan kaucampurkan yang benar dan kebatilan Katakan yang benar walau pahit kaurasakan Pikir-pikir dulu dan pikir sekali lagi Jangan kauturutkan amalan yang tak berarti
Tegaklah berdiri dengan keteguhan hati Berdoa selalu mengharap ridla Ilahi Pikir-pikir dulu dan pikir sekali lagi
Waktu yang berlalu tak pernah datang kembali  


163. Judul : * TERSERAH KITA * 

Kalau mau melacur, (he), e harus pakai uang Kalau mau berjudi, e harus pakai uang (Hu-ha-huhahu)
Mau mabuk-mabukan, (he), e harus pakai uang Mau haram-haraman, e harus pakai uang Ternyata jalan ke neraka mahal harganya Walaupun mahal anehnya banyak yang suka Melaksanakan zakat (he), hanya bagi yang mampu Melaksanakan haji hanya bagi yang mampu (Hu-ha-huhahu)Mengerjakan sembahyang (he), tidak usah membayar Mengerjakan puasa tidak usah membayar Ternyata jalan yang ke surga murah harganya Walaupun murah anehnya banyak yang ogah Kalau nanti ada yang masuk ke surga Itu karena dia memang berusaha Kalau nanti ada yang masuk neraka Bukan karena Tuhan tak sayang hamba-Nya Semua terserah kita Kalau suka melacur, (he), penyakit akibatnya Kalau suka tak jujur, tak akan dipercaya (Hu-ha-huhahu) Kalau suka mencuri, (he), penjara akibatnya Kalau suka berjudi, tak akan bisa kaya Ternyata jalan ke neraka teramat susah Walaupun susah anehnya banyak yang maksa Kalau suka sembahyang, (he), hidup ‘kan jadi tenang Kalau suka puasa, sehat jiwa dan raga (Hu-ha-huhahu) Kalau suka sedekah (he), harta akan berlimpah Kalau suka peramah teman akan bertambah  Ternyata jalan yang ke surga teramat indah Walaupun indah anehnya banyak yang ogah

164. Judul : * CANE * 

Cane… Cane… Perawan Betawi, cantiknye alami Kaye ratu mimpi Cane… Cane… Emang di kampungnye diele kembangnye He banyak perjake tergile-gile Cane… Cane…Kalau dandan nggak perne lepas kudungan
Kalau jalan matenye nggak jelalatan Cantik parasnye, Cane kagak ketulungan Budi basenye, Cane penuh kesopanan 


165. Judul : * PESTA PASTI BERAKHIR *

Berumah megah bermobil mewah Itu tujuan banyak manusia Uang berlimpah pakaian indah Itu tujuan banyak manusia Makanan dan minuman yang serba lezat Santapan yang selalu dicari Rekreasi yang mahal serta memikat Hiburan yang selalu dinikmati Makan-minumlah senang-senanglah Dalam pesta kehidupan dunia Tapi ingatlah gunakan pikir Bahwa pesta pasti ‘kan berakhir Dunia hanyalah persinggahan Dari sebuah perjalanan panjang Dunia bukanlah tujuan Namun hanya ladang tempat bertanam Pesta pasti berakhir, pesta pasti berakhir Pesta pasti berakhir, pesta pasti berakhir
Hmm… hmm…Pesta pasti berakhir, pesta pasti berakhir Hmm… hmm… 

166. Judul : * DUNIA * 

Dunia, oh, penuh misteri Dunia, oh misteri Penuh tantangan, penuh cobaan, penuh misteri Dunia, oh misteri
Penuh tantangan, penuh cobaan, penuh misteri Dunia, oh misteri Ada suka ada duka silih-berganti
Ada tangis ada tawa silih-berganti Ada miskin ada kaya ada pembeda Begitulah hidup di dunia
Penuh tantangan, penuh cobaan, penuh misteri Dunia, oh misteri Segalanya serba semu fatamorgana
Segalanya serba fana pasti binasa Segalanya tiada lama ada akhirnya Begitulah hidup di dunia
Fatamorgana, pasti binasa, oh sangat fana Dunia, oh misteri Ada suka ada duka silih-berganti
Ada tangis ada tawa silih-berganti Ada miskin ada kaya ada pembeda Begitulah hidup di dunia
Penuh tantangan, penuh cobaan, penuh misteri Dunia, penuh misteri 

167. Judul : * KATA PUJANGGA * 

Hidup tanpa cinta bagai taman tak berbunga Hai begitulah kata para pujangga Hidup tanpa cinta bagai taman tak berbunga Hai begitulah kata para pujangga Aduhai begitulah para pujangga Taman suram tanpa bunga Ada yang dicinta giat bekerja Entah apa entah siapa Karena cinta jiwa gairah Tanpa cinta hidup pun hampa Ternyata amat utama adanya cinta Hai begitulah kata para pujangga Tapi jangan cinta buta Soal cinta soal kita Cinta kebutuhan manusia Siapa saja memerlukannya Karena cinta punya daya Ternyata amat utama adanya cinta Hai begitulah kata para pujangga Hidup tanpa cinta bagai taman tak berbunga Hai begitulah kata para pujangga Aduhai begitulah para pujangga 

 

168. Judul : * MUSIM SEMI TIBA * 

Pria: Musim semi tiba taman penuh bunga Alam tersenyum ria marak musim cinta Wanita: Musim semi tiba taman penuh bunga Alam tersenyum ria marak musim cinta Musim semi tiba Pria: Harum bunga mengusik tali jiwa Rasa cinta bergelora gairah Wanita: Harum bunga mengusik tali jiwa Rasa cinta bergelora gairah Mekar bunga-bunga mekarlah cinta Sungguh indahnya dan bahagia Wanita: Musim semi tiba taman penuh bunga Alam tersenyum ria marak musim cinta Musim semi tiba Wanita: Dua hati berbunga penuh cinta Bersemilah ‘tuk selama-lamanya Pria: Dua hati berbunga penuh cinta Bersemilah ‘tuk selama-lamanya Indahnya bunga indahnya cinta Dalam musim bunga musim bercinta Pria: Musim semi tiba taman penuh bunga Alam tersenyum ria marak musim cinta 

169. Judul : * PURNAMA * 

He, malam bulan purnama, bermandikan cahaya He, malam bulan purnama, bermandikan cahaya Di ombak yang tenang sinarnya rembulan Bak berlian bertaburan He, malam bulan purnama, bermandikan cahaya Dunia yang kelam menjadi terang Hati pun gembira He, malam bulan purnama, bermandikan cahaya Bagi yang bercinta, malam purnama bertambah bahagia Maka syukurilah terangnya bulan sebagai nikmat Tuhan He, malam bulan purnama, bermandikan cahaya Di ombak yang tenang sinarnya rembulan Bak berlian bertaburan He, malam bulan purnama, bermandikan cahaya Ha… ha…He, malam bulan purnama, bermandikan cahaya He, malam bulan purnama, bermandikan cahaya La… la-la-la-la-la-la-la, la-la-la-la-la-la-la

170. Judul : * REMAJA * 

Indah masa remaja sungguh indah Indah masa remaja sungguh indah Hidup penuh gairah dan ceria
Remaja Memang masa remaja paling indah Memang masa remaja paling indah Masa yang paling indah dan gembira Indah masa remaja Gelora jiwa muda penuh pesona Khayalan dan cita-cita selalu berbunga Gelora jiwa muda penuh pesona Khayalan dan cita-cita selalu berbunga Indah masa remaja Remaja Indah masa remaja sungguh indah Hidup penuh gairah dan ceria Memang masa remaja paling indah Masa yang paling indah dan gembira Indah masa remaja Ho… ho… ho… Tetapi masa remaja penuh bahaya ‘Pabila salah melangkah fatal akibatnya Tetapi masa remaja penuh bahaya ‘Pabila salah melangkah fatal akibatnya Remaja tunas muda harus dijaga Jangan sampai dia patah sebelum berbunga Remaja tunas muda harus dijaga Jangan sampai dia patah sebelum berbunga Indah masa remaja sungguh indah Indah masa remaja sungguh indah Hidup penuh gairah dan ceria Memang masa remaja paling indah Memang masa remaja paling indah Masa yang paling indah dan gembira 

171. Judul ; * SIFANA * 

Coba mencoba lagi, kau mencoba Goda menggoda lagi, oh, kau menggoda Tak pernah putus asa, oh Sifana
Coba mencoba lagi, kau mencoba Perhiasan, kemewahan, semua kausajikan Kesenangan, keindahan, semua kaujanjikan  Betapa memukau betapa menawan Betapa memukau betapa menawan Segala rayuan kauupayakan
Bahkan kaujanjikan keabadian Coba mencoba lagi, kau mencoba Goda menggoda lagi, oh, kau menggoda
Sejak lama tak terhingga pemujamu yang datang Banyak sudah tua muda korbanmu berjatuhan
Dari zaman ke zaman sepanjang zaman Dari zaman ke zaman sepanjang zaman Semakin tua semakin gaya
Semakin banyak yang tergila-gila Coba mencoba lagi, kau mencoba Goda menggoda lagi, oh, kau menggoda
Tak pernah putus asa, oh Sifana Coba mencoba lagi, kau mencoba Goda menggoda lagi, oh, kau menggoda

172. Judul : * MARDATILLAH * 

Sering ‘ku terjaga tiap malam Sering ‘ku terjaga tiap malam Selalu terbayang, selalu terkenang
Setiap malam Sering ‘ku terjaga tiap malam Sering ‘ku terjaga tiap malam Pikiranku terbang di antara bintang
Pikiranku terbang di antara bintang Jauh menerawang ke alam khayalan Mungkinkah ‘ku jumpa dia yang kucinta Oh Mardatilla Tak sesuatu pun yang aku dambakan Tak sesuatu pun yang aku dambakan Dan tak seorang pun yang aku rindukan Melebihi dia, melebihi dia Oh Mardatilla

173. Judul : * DI TEPI PANTAI * 

Di tepi pantai cinta bersemi Ombak putih menari menjadi saksi O, di tepi pantai Pasir yang putih warna cintaku
Gemuruh ombak detak jantungku Hembusan angin bisik jiwaku O, hati terpadu sudah di dalam cinta

174. Judul : * SEDEKAH * 

Kebiasaan bersedekah sikap yang mulia Bagi yang berharta dengan harta Atau dengan bahasa, senyum juga sedekah cBersedekah berbagi rasa Kepedulian terhadap sesama Sebagai perekat si miskin dan kaya Jalinan mesra antarmanusia  Harta benda yang kita simpan Itu semua ‘kan kita tinggalkan Harta yang kekal yang kita infaqkan Sebagai bekal hari kemudian Tak ‘kan susah karena sedekah Bahkan hartanya ‘kan bertambah-tambah
Serta manfaat yang penuh berkah Dan dijauhkan dari bencana Atau dengan bahasa, senyum juga sedekah
Atau dengan bahasa, senyum juga sedekah 

175. Judul : * GULALI * 

Taman alam jiwa penuh bunga Rasa suka cita menggelora Saat tersentuh cinta dilanda asmara
Manis penuh pesona gulali dunia Gul-gulali dunia, manisnya merasuk ke dalam jiwa Meronai rasa berselera sukma bergairah Gembira, bahagia Semua nampak indah, aduhai manisnya Duh manis gula gulali dunia Manis tiada tara  Gul-gulali dunia, manisnya merasuk ke dalam jiwa Meronai rasa berselera sukma bergairah
Gembira, bahagia Semua nampak indah, aduhai manisnya Semua nampak indah, aduhai manisnya
Duh manis gula gulali dunia Manis tiada tara Hm-hm-hm-hm-hm-hm-hm hm-hm-hm-hm-hm-hm

176. Judul : * MURNI SEJATI * 

Hanya kasih dan sayang Nan murni demi kemanusiaan Pasti abadi dalam jiwa Tak ‘kan sirna selamanya
Banyak orang mengira cintanya tak berubah Banyak orang yang mengira Banyak orang yang bermimpi cintanya ‘kan abadi Banyak orang yang bermimpi Padahal cinta manusia ‘kan ada batasnya Pasti ‘kan ada batasnya Tapi kasih dan sayang itulah yang abadi Kasih yang murni sejati Rayu cinta memang menggila Pada awal kisah asmara Sejuta kata sejuta rasa Menghiasi permulaan cinta Segalanya dalam dunia terasa indah Seakan hidup tak pernah ada masalah  Ho-ho…, begitu cinta membutakan Dan membuat orang lari dari kenyataan Tapi kasih dan sayang itulah yang abadi Kasih yang murni sejati Kadar cinta bisa berubah Sejalan dengan perubahan masa Bahkan cinta bisa berganti Berganti dengan perasaan benci Karena berbagai janji tak ditepati karena dikhianati dan disakiti Ho-ho…, begitulah pekanya cinta Terhadap segala perilaku manusia Tapi kasih dan sayang itulah yang abadi  Kasih yang murni sejati Kasih yang murni sejati

176. Judul : * PERTEMUAN * 

Pertemuan dengan dirimu di malam itu O, sangat berkesan pandanganmu sangat tajam menembus hatiku
O, menembus hatiku Pertemuan dengan dirimu di malam itu O, sangat berkesan Aku tersenyum engkau tersipu
Hubungan pun mulailah Kuulur tangan kausambut tangan Bersalaman terjadilah Aku menyapa engkau berkata
Percakapan terjalinlah Kata basa-basi sebagai pembuka Dan selanjutnya tawa meningkah canda 
Pertemuan dengan dirimu di malam itu O, sangat berkesan Pandanganmu sangat tajam menembus hatiku
O, menembus hatiku, menembus hatiku 

177. Judul : * PUJA * 

Wahai pesona, bagimu puja ‘Ku memujamu melalui lagu nada indah Untukmu oh wahai pesona Senandung citra
‘Ku memujamu melalui lagu nada indah Untukmu oh wahai pesona Namamu selalu dalam ingatanku Dalam ingatan Walau wajahmu tak mungkin kukhayalkan Tiada hari berlalu tanpa kasihmu Tanpa sayangmu (o…)
Begitu pula cinta sucimu selalu saja menyerta ‘Ku memujamu melalui lagu nada indah Untukmu oh wahai pesona (Ho… ho… ho…)Hidup mati kupersembahkan untukmu Hanya untukmu Tiada yang kucinta selain dirimu
Apa pun kurelakan demi kasihmu Demi sayangmu (o…) Tak siapa pun dapat mencegah cintaku kepadamu

178. Judul : * WAHAI PESONA * 

Wahai pesona Wanita: Wahai kekasih Pria: ‘Ku memanggilmu melalui lagu Nada cinta merayu Wanita:
Oh wahai pesona, wahai kekasih Aku mendengar panggilan cintamu Dalam lagu merayu Duet: Oh wahai pesona
Pria: Namamu selalu dalam ingatanku, dalam ingatan Wajahmu selalu di cermin mataku Tiada hari berlalu tanpa cintamu, tanpa cintamu Wanita: O… begitu pula bayang wajahmu Selalu saja menggoda Wanita:‘Ku memanggilmu melalui lagu Nada indah merayu Duet: Oh wahai pesona Wanita: Ho… ho… ho… Namamu selalu dalam ingatanku, dalam ingatan Wajahmu selalu di cermin mataku Tiada hari berlalu tanpa cintamu, tanpa cintamu Pria: Oh begitu pula bayang wajahmu Selalu saja menggoda….

179. Judul : * PEMILU * 

Mari kita ramaikan, mari kita sukseskan Pemilihan umum (Pemilu, pemilu-pemilu-pemilu)
Dengan kebersamaan mari kita sukseskan Pemilihan umum (Pemilu, pemilu-pemilu-pemilu)
Pemilu itu bebas dan rahasia Umum pula sifatnya bagi yang dewasa Bebas artinya tidak boleh dipaksa Dan itu rahasia bagi kita semua Mari kita amalkan aturan permainan
Jangan sampai menyimpang berbuat kecurangan Tunjukkan kejujuran dalam pelaksanaan Pemilihan umum
(Pemilu, pemilu-pemilu-pemilu) Tegakkan keadilan dalam pelaksanaan Pemilihan umum (Pemilu, pemilu-pemilu-pemilu) Di antara tiga tanda gambar Pilih satu yang paling Anda suka (Pilih satu yang paling Anda suka) Apabila ada yang memaksa Itulah pengkhianat Pancasila (Itulah pengkhianat Pancasila) 
Jangan takut dan jangan gentar Kedaulatan di tangan Anda Jangan takut dan jangan gentar Hak pilihmu dilindungi negara 

180. Judul : * RANA DUKA * 

Merana memang merana, kalau putus cinta Merana memang merana, kalau putus cinta Berduka tentu berduka, kalau gagal cita Tetapi jangan sampai jadi putus asa Dan jangan sampai jadi gelap mata Merana boleh merana, serananya saja Berduka boleh berduka, sedukanya saja Jangankan cuma tersayang Nyawa pun bisa melayang
Jangankan cuma tercinta Raga pun pasti bisa terpisah Jangankan cuma sukaan Semesta pun ditinggalkan
Semuanya di dunia berpisah Makanya kalau menyinta, jangan sepenuhnya Makanya kalau bahagia, jangan sampai lupa Sehingga kalau tiba saatnya berpisah Tak terlalu kecewa tak terlalu parah Merana boleh merana, serananya saja Berduka boleh berduka, sedukanya saja 

181. Judul : * BUJANGAN * 

Katanya enak menjadi bujangan Ke mana-mana tak ada yang larang Hidup terasa ringan tanpa beban
Uang belanja tak jadi pikiran O, bujangan … bujangan Bujangan … bujangan Enaknya kalau jadi bujangan
Hidup bebas bagai burung terbang Kantong kosong tidak jadi persoalan Tapi susahnya menjadi bujangan
Kalau malam tidurnya sendirian Hanya bantal guling sebagai teman Mata melotot pikiran melayang
O, bujangan … bujangan Bujangan … bujangan Susahnya kalau jadi bujangan Hidup tidak akan bisa tenang
Urusi segala macam sendirian Ho…, boleh saja hidup membujang ‘Pabila hidup belum mapan
Asalkan jangan suka jajan Ho…, tidak boleh hidup membujang Kalau untuk bebas berkencan
Dengan gonta-ganti pasangan Kalau memang semuanya sudah mungkin Tentu lebih baik kawin
Karena bahayanya hidup sendirian Berat menahan godaan 

182. Judul : * KEHILANGAN TONGKAT *

 Cukup satu kali kehilangan tongkat Cukup satu kali Jangan dua kali bersalah yang sama Jangan dua kali
Orang yang baik bukan yang tidak pernah Melakukan kesalahan Tapi yang menyadari kesalahannya
Dan memperbaikinya Cukup satu kali kehilangan tongkat Cukup satu kali Jangan dua kali bersalah yang sama
Jangan dua kali Tak seorang pun dalam dunia Yang tak pernah berdosa Karena sudah kodrat manusia Tempatnya salah dan lupa Tak seorang pun dalam dunia
Yang tak pernah berdosa Karena sudah kodrat manusia Tempatnya salah dan lupa (Tapi kalau selalu salah) itu sih bukan lupa (Tapi kalau selalu lupa) itu mah disengaja 

183. Judul : * STREES * 

Stress… (stress…) Kerap melanda manusia Tak peduli miskin ataupun kaya Banyak orang yang stress
Stress… (stress…) Seakan tengah mewabah Tak peduli tua ataupun muda Banyak orang yang stress
Pertumbuhan penduduk semakin padat Dan persaingan hidup semakin ketat Dan kemajuan jaman semakin pesat Akhirnya kebutuhan semakin meningkat Bukan hanya persoalan kehidupan Bukan hanya persoalan keuangan Terlalu sibuk kerja bisa bikin stress Nganggur terlalu lama juga bikin stress Kekasih main gila, bisa, bisa stress Kenakalan remaja bisa bikin stress Lapangkan dada benahi masalah kepada Tuhan Panjatkan doa, tawakkallah dan sabarlah Stress… (stress…) Obatnya iman dan taqwa Serta mensyukuri apa adanya Pasti tak akan stress

184. Judul : * VIVA DANGDUT * 

Dut-ta-tang, dang-dut-ta-tang Dang dut-ta-tang, dang dut-ta-tang Dang-dang-dang tang-tang-tang
Dang-dang-dang tang-tang-tang Dang-dut dang-tang-tang-tang dang-dut dang-tang-tang-tang)
Dangdut suara gendang Ditabuh-ditabuh berulang Dangdut suara gendang Sekarang ramai menjadi sebutan
Ini musik Melayu Berasal dari Deli lalu kena pengaruh Dari Barat dan Hindi (Dang-dut dang-tang-tang-tang
Dang-dut dang-tang-tang-tang) Dangdut suara gendang Di mana-mana digemari orang Di gunung, di dusun, sampai di kota-kota Irama Melayu bergema berkumandang Di Jepang, Eropa bahkan di Amerika Irama Melayu orang mulai tahu Dangdut musik Melayu Ini budaya bangsa dari ramu dan padu Berbagai cita rasa Indonesia berdangdut Indonesia bergoyang dunia pun berdangdut Dunia kita goyang (Dang-dut dang-tang-tang-tang Dang-dut dang-tang-tang-tang) 

185. Judul : * BACA * 

Mengapa bencana… kerap melanda…Sudahkah kita membaca? Mengapa bencana kerap melanda Berbagai musibah jadi berita Korban harta benda tak terhitungkan Bahkan korban jiwa tak terperikan Pertanda apakah ini semua Apakah musibah sekedar cobaan Apa peringatan ataukah hukuman Ya Azza Wa Jalla, Ya Azza Wa Jalla
Tunjukkanlah pertanda agar kami baca Bukakan mata jiwa Seandai bencana cuma cobaan Mantapkanlah iman dan kesabaran Kalau peringatan atau hukuman Mohon pengampunan dan kesadaran Sungguh kami insan yang aniaya

186. Judul : * HAJI * 

A’udzubillahi minasy syaithanir rajim Bismillahirrahmanirrahim Alhajju asyhurum ma’lumat
Faman faradla fihinnal hajja Fala rafatsa wala fusuqa wala jidala fil hajj Wama taf’alu min khairin ya’lamhullah
Watazawwadu, fainna khairiz zadit taqwa Wattaquni ya ulil albab Haji adalah pada bulan-bulan yang telah ditetapkan barangsiapa yang berniat untuk melaksanakan ibadah haji Maka janganlah berkata-kata kotor
Dan jangan berbuat keji Serta jangan bertengkar Perbuatan baik apa pun yang kamu lakukan
Niscaya Allah mengetahuinya Dan berbekallah Sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah taqwa
Bertaqwalah kepada Allah, hai orang-orang yang berakal Labbaikallahumma labbaik (labbaikallahumma labbaik)
Labbaika la syarika laka labbaik (labbaika la syarika laka labbaik)Innal hamda (innal hamda) wanni’mata (wanni’mata) Laka wal mulk (laka wal mulk) la syarika lak (la syarika lak)(Kami datang, kami datang)
Memenuhi panggilanmu, Yallah (Kami datang, kami datang) Demi mencari ridla-Mu, Yallah
Berhaji melebur dosa Dan menempa iman dan taqwa Berjuang fi sabilillah Para haji benteng agama
(Kami datang, kami datang)Memenuhi panggilanmu, Ya’llah (Kami datang, kami datang)
Demi mencari ridla-Mu, Ya’llah (Haji, haji, haji, mari kita laksanakan ibadah haji
Haji, haji, haji, mari kita laksanakan ibadah haji

187. Judul : * REFORMASI * 

Deru perubahan menggema menggelora Sebagai tuntutan dan juga kebutuhan Kini perubahan jadi kesepakatan
Di segala bidang dan sendi kehidupan Marilah kita benahi pangkuan Ibu Pertiwi Dari segala kotoran sampah pembangunan Marilah kita mulai membersihkan jiwa ini Dari ketidakjujuran dan kemunafikan Kini semua kita bersatu dalam kata perubahan (Era perubahan) Merubah kemapanan menuju perbaikan bagi bangsa (Adil sejahtera) Janganlah perubahan menjadi kemunduran salah kaprah (Jadi salah kaprah) Cegahlah kerusuhan yang akan merugikan kita semua (Jangan tambah susah) (A-a-o ya-o ya-o) jaga kesabaran (A-a-o ya-o ya-o) tingkatkan keimanan
(A-a-o ya-o ya-o) jaga persatuan (A-a-o ya-o ya-o) hindarkan perpecahan

188. Judul: * EUPHORIA * 

Euphoria, euphoria, euphoria kebebasan Tentu gembira (gembira) ya gembira Kalau menggapai cita-cita
Tentu berkesan (berkesan) ya berkesan Kalau mereguk kebebasan (Ya-o-ya-o-la-la, ya-o ya-o-la-la)
Tapi jangan sampai lupa daratan (Ya-o-ya-o-la-la, ya-o ya-o-la-la) Dan juga jangan sampai kebablasan
Awas jangan salah mengartikan kebebasan Bukan bebas lepas melakukan pelanggaran Kebebasan bagi manusia bukanlah tanpa batasan Sebagai makhluk berbudaya kita terikat aturan Indahkanlah norma-norma agama <> (Ha, ha, ha…) Patuhilah rambu-rambu berbangsa <> (Ha, ha, ha…) Hindarkanlah segala kemungkaran <> (Ha, ha, ha…) Hentikanlah tindakan kekerasan <> (Ha, ha, ha…) Euphoria, euphoria, euphoria, euphoria 

189. Judul : * SALEHAH * 

Setiap keindahan perhiasan dunia Hanya isteri salehah perhiasan terindah *
Setiap keindahan yang tampak oleh mata Itulah perhiasan, perhiasan dunia Namun yang paling indah di antara semua Hanya isteri salehah, isteri yang salehah Setiap keindahan perhiasan dunia Hanya isteri salehah perhiasan terindah Hanya isteri yang beriman bisa dijadikan teman Dalam tiap kesusahan selalu jadi hiburan Hanya isteri yang salehah yang punya cinta sejati Yang tetap akan setia dari hidup sampai mati Bahkan sampai hidup lagi

190. Judul : * GELANDANGAN * 

Kering sudah rasanya air mataku Terlalu banyak sudah yang tertumpah Menangis meratapi buruk nasibku
Nasib buruk seorang tunawisma Langit sebagai atap rumahku Dan bumi sebagai lantainya Hidupku menyusuri jalan Sisa orang yang aku makan Langit sebagai atap rumahku Dan bumi sebagai lantainya Hidupku menyusuri jalan Sisa orang yang aku makan Jembatan menjadi tempat perlindungan Dari terik matahari dan hujan
Begitulah nasib yang aku alami Entah sampai kapan hidup begini 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: